Jumat, 01 Agustus 2014 Waktu UTC: 11:51

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Korban Bangunan Runtuh di Bangladesh Menjadi 300 Orang

Jumlah korban jiwa akibat rubuhnya gedung bertingkat di Bangladesh dimana terdapat beberapa perusahan tekstil telah melonjak hingga 300 orang sementara upaya pencarian korban masih terus dilakukan.

Seorang polisi tengah menunjukkan puing-puing runtuh Rana gedung Plaza kepada penduduk setempat di Savar, 30 kilometer di luar Dhaka (26/4).
Seorang polisi tengah menunjukkan puing-puing runtuh Rana gedung Plaza kepada penduduk setempat di Savar, 30 kilometer di luar Dhaka (26/4).
Para petugas SAR berupaya terus menerus dan mengatakan mereka dapat mendengar tangisan orang-orang yang masih terkurung dalam reruntuhan. Jumat pagi (26/4) mereka berhasil menyelamatkan 41 korban yang ditemukan hidup di sebuah tempat.

Sementara jumlah yang tewas dalam runtuhnya sebuah gedung pabrik garmen di Bangladesh terus meningkat, para pekerja industri tekstil turun ke jalan-jalan ibukota, Dhaka, hari Jumat (26/4), berdemonstrasi menentang standar keselamatan industri yang buruk di negara itu.

Lebih dari tiga ribu orang berada dalam gedung di pinggir kota Dhaka itu, ketika rubuh hari Rabu lalu. Sedikitnya dua ribu orang telah berhasil diselamatkan sejak gedung bertingkat delapan itu rubuh. Lebih dari 1000 luka-luka. Pihak berwenang tidak mengetahui dengan pasti berapa banyak orang yang masih hilang.

Polisi mengatakan pemilik gedung itu dan para pengelola konveksi meremehkan peringatan resmi agar gedung itu dikosongkan setelah inspektur menemukan retakan  dalam gedung tersebut hari Selasa. Pemilik gedung itu telah melarikan diri. Perdana Menteri Sheikh Hasina berjanji pemilik tersebut akan ditangkap dan dihukum.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook