Kamis, 23 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 15:47

Berita / AS

Kongres AS Tangguhkan Sementara Pagu Utang

Senat dan DPR Amerika mencabut sementara pagu utang – yakni batas berapa besar uang yang dapat dipinjam pemerintah federal untuk membayar kewajiban hutangnya.

Senat Amerika meluluskan rancangan pencabutan sementara pagu utang, Kamis (31/1).
Senat Amerika meluluskan rancangan pencabutan sementara pagu utang, Kamis (31/1).
UKURAN HURUF - +
Senat meluluskan rancangan hari Kamis dengan suara 64 lawan 34. DPR menyetujuinya pekan lalu dan Presiden Barack Obama telah mengatakan akan menandatanganinya.

Rancangan itu menangguhkan setiap tindakan dalam Kongres untuk menaikkan pagu hutang, yang sekarang berjumlah $ 16,4 triliun, dan rancangan itu memastikan Amerika tidak akan gagal membayar angsuran hutangnya bulan ini, yang tadinya merupakan satu kemungkinan. Rancangan itu akan mengizinkan pemerintah untuk terus dapat meminjam uang untuk membayar gaji, pensiun dan bunga obligasi sampai pertengahan Mei.

Rancangan pagu atau plafon hutang itu menetapkan batas-waktu tanggal 15 April  untuk membuat anggaran untuk tahun keuangan yang sedang berjalan, yang berakhir bulan September.  Kalau persyaratan itu tidak dipenuhi, rancangan undang-undang tersebut akan menghentikan pembayaran gaji bagi semua anggota Kongres
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Ofensif Militer Suriah sebagai Alat Negosiasi - Liputan Berita VOA

Amerika Serikat terus mendesak perwakilan pemerintah dan oposisi Suriah untuk bertemu di Jenewa pada Juni mendatang guna mengakhiri perang saudara yang telah dua tahun lebih berkecamuk. Konflik antara kedua pihak diperkirakan telah menewaskan setidaknya delapan puluh ribu warga Suriah dan mengancam stabilitas negara-negara tetangga seperti Lebanon dan Yordania. Selengkapnya dilaporkan Nova Poerwadi dan tim VOA dari Washington, D.C.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Tanda bertuliskan "Tuhan Memberkati Moore" dipasang di gedung teater Warren di Moore, Oklahoma, saat para pekerja memperbaiki bangunan yang rusak karena tornado itu (22/5). (Reuters/Adrees Latif)
  • Bendera Amerika terkulai di jendela yang hancur di rumah keluarga Wayne Osmus di Moore, Oklahoma. Keluarga Osmus bersembunyi di lemari Senin (20/5) setelah angin membuat mereka tidak dapat masuk ke tempat perlindungan badai. (AP/Allen Breed)
  • Charles Taber membuka bungker yang baru dibangun dua minggu lalu, yang menyelamatkan nyawanya dari tornado di Oklahoma City. (Reuters/Rick Wilking)
  • Pegawai perusahaan asuransi Farmers Insurance, Paul Gaipo, melihat mobil-mobil yang rusak karena tornado di sebuah mal yang hancur di Moore, Oklahoma (22/5).
  • Tim pencarian dan penyelamatan dari Tennessee melakukan pencarian di Moore, Oklahoma (22/5).(AP/Charlie Riedel)
  • Susan Kates menyelamatkan barang-barang dari rumah temannya yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma (22/5). (AP/Charlie Riedel)
  • Claudia Clark membersihkan tempat pemakaman di Moore, Oklahoma (22/5).
  • Sisa kamar tidur dari rumah yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma (22/5). (Reuters/Rick Wilking)
  • Rumah-rumah yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma, dilihat dari udara (21/5). (AP/Tony Guiterrez)
Galeri Foto

Galeri Foto Oklahoma Mulai Pemulihan Pasca Bencana

Moore di pinggiran Oklahoma City, negara bagian Oklahoma, memulai tugas berat pemulihan pasca tornado dahsyat yang menyapu kota itu pada 20 Mei.
Lainnya