Selasa, 21 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 14:19

Berita / Indonesia

Komentar Mendikbud Tentang Perkosaan Timbulkan Kemarahan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh didesak minta maaf karena komentarnya yang tidak pantas mengenai korban perkosaan.

Para perempuan memprotes komentar yang mengatakan bahwa pemakaian rok mini telah mengundang perkosaan. (Foto: Dok)
Para perempuan memprotes komentar yang mengatakan bahwa pemakaian rok mini telah mengundang perkosaan. (Foto: Dok)
UKURAN HURUF - +
Kate Lamb
Kasus dugaan penculikan dan pemerkosaan seorang gadis di Indonesia telah mengundang pemberitaan internasional karena cara sekolah dan pejabat pemerintah memperlakukannya. Para aktivis mengatakan bahwa kasus tersebut memperlihatkan kelemahan yang telah lama dimiliki pihak berwenang dalam merespon kekerasan terhadap perempuan.

Akhir bulan lalu, seorang gadis berusia 14 tahun yang tinggal di Depok diduga diculik, ditahan dan diperkosa berulangkali oleh beberapa pria selama seminggu. Gadis tersebut kemudian dikeluarkan dari sekolah karena dianggap membawa aib.

Dan mimpi buruk yang dialaminya tidak berakhir di situ.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh menarik lebih banyak perhatian pada kasus tersebut setelah mengatakan pada wartawan minggu lalu bahwa perkosaan terkadang merupakan kesalahan korban. Nuh mengatakan bahwa terkadang perkosaan itu padahal “terjadi karena suka sama suka…lalu yang perempuan menuduhnya perkosaan.”

Komentar tersebut menimbulkan gelombang kritikan dan tuntutan dari ibu gadis tersebut untuk meminta maaf. Nuh menolaknya, dengan mengatakan bahwa komentar-komentarnya telah dikutip keluar dari konteks.

Juru bicara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ibnu Hamad mengatakan pada VOA Rabu (17/10) bahwa Nuh hanya memberi komentar yang umum mengenai pemerkosaan.

Ibnu mengatakan bahwa Nuh mengacu pada apa yang ia sebut banyak kasus perkosaan yang ternyata terbukti tidak benar.

Mohammad Nuh dilaporkan sudah mengeluarkan permintaan maaf pada media daring, namun menolak meminta maaf pada korban dugaan perkosaan dan keluarganya.

Para aktivis mengecam komentar Nuh, dengan mengatakan bahwa itu dapat mempengaruhi kasus tersebut.
Pelaku pemerkosaan dapat menghadapi hukuman penjara maksimum 15 tahun. Namun jika hubungan seksual itu terbukti atas dasar suka sama suka, pelaku menghadapi hukuman penjara maksimum tujuh tahun atas dasar penculikan.

Polisi sendiri masih menyelidiki kasus ini. Sementara itu, menyusul kemarahan publik karena kasus ini, gadis berusia 14 tahun dari Depok telah diijinkan untuk kembali ke sekolah.

Andi Yetriyani, komisioner Komisi Nasional untuk Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan), mengatakan ini bukan pertama kalinya seorang menteri ditekan untuk menarik pernyataan kontroversial mengenai perempuan.

"Kami sangat prihatin karena pernyataan tersebut dibuat oleh menteri pendidikan, dan ini bukan pertama kalinya komentar serupa dikeluarkan oleh menteri-menteri lain,” ujarnya.

“Ini menunjukkan tingkat pemahaman mengenai kekerasan terhadap perempuan pada level negara dan di antara perangkat negara. Kami yakin bahwa budaya eksploitasi korban, menyalahkan korban dan penyangkalan tanggung jawab negara untuk penyembuhan korban masih terjadi secara luas.”

Tahun lalu, Gubernur Jakarta saat itu, Fauzi Bowo, mendesak perempuan untuk tidak lagi mengenakan rok mini dalam kendaraan umum untuk menghindari perkosaan.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: Nhie dari: Makassar
24.10.2012 13:11
Waah lain kali hati2 kalo bicara pak menteri.
Btw, betul bagian akhir berita ini: jangan sampai perempuan naik angkot keliatan paha atau dadanya. Memancing syahwat.


oleh: alfian dari: malang
24.10.2012 07:36
tidak bisa dipungkiri,,,jk media sangat berpengaruh terhadap menurunnya moralitas bangsa ini...tolong bnget MEDIA jangan terlalu sering engkau mencekokin kami dengan hal hal yang negatif


oleh: ann dari: taiwan
22.10.2012 12:14
ya''seharus nya anak dibawah umur atau perempuan harus di lindungi''kalo terbukti menculik dan memperkosa'''ya di mati'in aja barangnya'''dan di tato dari atas sampai bawah kalo dia orang jahat'''ya semoga terjadi pada keluarga anda apa yg anda lakukan melindungi atau mencaci'''ini hukum ko''di bikin sendiri'''takut lah sama yg di atas'''katanya negara muslim yg suci'''buktinya merah semua''''

 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Respon AS terhadap Konflik Rohingya - Liputan Berita VOA

Seperti di tanah air, aksi kekerasan terhadap Muslim Rohingya juga mendapat perhatian dari pemerintah maupun sebagian rakyat Amerika Serikat. Presiden Barack Obama meminta pemerintah Burma yang juga dikenal sebagai Myanmar serius merespon serangan dan relokasi paksa warga Rohingya. Amerika berharap berbagai konflik etnis di negara yang baru berdemokrasi tersebut bisa segera diatasi. Selengkapnya dilaporkan Nova Poerwadi dan tim VOA dari Washington, D.C
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang wanita mempersiapkan upacara tradisional Gwan-Rye di Seoul, Korea Selatan. Upacara ini diadakan bagi anak laki-laki dan perempuan yang menginjak usia 20 tahun, sebagai individu yang independen.
  • Sebuah balon udara jatuh ke tanah setelah bertabrakan dengan yang lain selama perjalanan di Cappadocia, Turki. Dua wisatawan Brazil tewas dan 23 orang lainnya terluka akibat tabrakan dua balon udara tersebut.
  • Perempuan dan anak-anak antri untuk mengambil air dari keran di sebuah kamp bagi para pengungsi di kota al-Mazraq, provinsi Hajja, Yaman barat laut.
  • Badai tornado (puting beliung) hampir menyentuh tanah di dekat South Haven, di negara bagian Kansas, AS.
  • Para fotografer bekerja selama sesi pemotretan untuk film "Blood Ties" di Festival Film Cannes ke-66 di Cannes, Prancis.
  • Seorang wanita mengenakan gaun dari bunga segar yang dirancang oleh desainer Zita Elze, berpose untuk difoto di sebuah taman pada pameran bunga Chelsea, di London, Inggris.
  • Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un (tengah) dan isterinya Ri Sol-ju saat berkunjung ke kamp anak-anak 'Pyongyang Myohyangsan' yang terletak di kaki Gunung Myohyang di Provinsi Phyongan Utara (foto courtesy: KCNA).
  • Pekerja mendorong sebuah rakit bambu besar, sementara yang lain mencoba membongkar bagian-bagian rakit bambu itu di Sittwe, negara bagian Rakhine, Burma.
  • Para pebalap sepeda naik tanjakan dalam etape ke-15 sepanjang 146 km, lomba balap sepeda Giro d'Italia di perbatasan Italia-Perancis.
  • Para anggota kelompok Castellers "Vila de Gracia" mulai membentuk menara manusia yang disebut "castell" di lingkungan Barcelona Gracia, di Catalonia, Spanyol.
Lainnya