Selasa, 21 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 06:20

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Kirim Kembali Pesan Twitter Propaganda Korut, Pria Korsel Dihukum Penjara

Seorang pria Korea Selatan dijatuhi hukuman penjara percobaan 10 bulan karena mengirimkan kembali pesan Twitter propaganda dari Korea Utara.

Akun resmi Korea Utara "uriminzokkiri" yang berarti "dari negara kami", terlihat dari layar komputer di Seoul (Foto: dok). Seorang pria Korea Selatan, Park Jeong-geun, dihukum penjara percobaan 10 bulan karena mengirimkan kembali pesan twitter (re-tweet) pesan propaganda dari Korea Utara, Rabi (21/11).
Akun resmi Korea Utara "uriminzokkiri" yang berarti "dari negara kami", terlihat dari layar komputer di Seoul (Foto: dok). Seorang pria Korea Selatan, Park Jeong-geun, dihukum penjara percobaan 10 bulan karena mengirimkan kembali pesan twitter (re-tweet) pesan propaganda dari Korea Utara, Rabi (21/11).
UKURAN HURUF - +
Pengadilan Distrik Suwon menyebut Undang-undang Keamanan Nasional dalam putusannya hari Rabu (21/11) terhadap Park Jeong-geun. Undang-undang tersebut melarang memuji dan mengagungkan Korea Utara. Park dapat dikenakan hukuman penjara tujuh tahun.

Pengadilan itu mengatakan pihaknya menangguhkan hukuman penjara itu karena Park berjanji tidak akan mengulangi tindakannya. Pengadilan mengatakan pengaruh luas Twitter terhadap masyarakat adalah alasan tindakan Park mengancam keamanan nasional.

Park yang berusia 24 tahun itu mengirimkan kembali puluhan pesan Twitter dari akun Twitter Korea Utara tahun lalu. Dia dilaporkan membantah bahwa dia bermaksud memuji Pyongyang dan mengatakan dia hanya berusaha untuk mengecam Korea Utara.

Seoul dan Pyongyang secara teknis masih berperang karena konflik mereka tahun 1950-53 berakhir dengan gencatan senjata.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Respon AS terhadap Konflik Rohingya - Liputan Berita VOA 21 Mei 2013

Seperti di tanah air, aksi kekerasan terhadap Muslim Rohingya juga mendapat perhatian dari pemerintah maupun sebagian rakyat Amerika Serikat. Presiden Barack Obama meminta pemerintah Burma yang juga dikenal sebagai Myanmar serius merespon serangan dan relokasi paksa warga Rohingya. Amerika berharap berbagai konflik etnis di negara yang baru berdemokrasi tersebut bisa segera diatasi. Selengkapnya dilaporkan Nova Poerwadi dan tim VOA dari Washington, D.C
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang wanita mempersiapkan upacara tradisional Gwan-Rye di Seoul, Korea Selatan. Upacara ini diadakan bagi anak laki-laki dan perempuan yang menginjak usia 20 tahun, sebagai individu yang independen.
  • Sebuah balon udara jatuh ke tanah setelah bertabrakan dengan yang lain selama perjalanan di Cappadocia, Turki. Dua wisatawan Brazil tewas dan 23 orang lainnya terluka akibat tabrakan dua balon udara tersebut.
  • Perempuan dan anak-anak antri untuk mengambil air dari keran di sebuah kamp bagi para pengungsi di kota al-Mazraq, provinsi Hajja, Yaman barat laut.
  • Badai tornado (puting beliung) hampir menyentuh tanah di dekat South Haven, di negara bagian Kansas, AS.
  • Para fotografer bekerja selama sesi pemotretan untuk film "Blood Ties" di Festival Film Cannes ke-66 di Cannes, Prancis.
  • Seorang wanita mengenakan gaun dari bunga segar yang dirancang oleh desainer Zita Elze, berpose untuk difoto di sebuah taman pada pameran bunga Chelsea, di London, Inggris.
  • Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un (tengah) dan isterinya Ri Sol-ju saat berkunjung ke kamp anak-anak 'Pyongyang Myohyangsan' yang terletak di kaki Gunung Myohyang di Provinsi Phyongan Utara (foto courtesy: KCNA).
  • Pekerja mendorong sebuah rakit bambu besar, sementara yang lain mencoba membongkar bagian-bagian rakit bambu itu di Sittwe, negara bagian Rakhine, Burma.
  • Para pebalap sepeda naik tanjakan dalam etape ke-15 sepanjang 146 km, lomba balap sepeda Giro d'Italia di perbatasan Italia-Perancis.
  • Para anggota kelompok Castellers "Vila de Gracia" mulai membentuk menara manusia yang disebut "castell" di lingkungan Barcelona Gracia, di Catalonia, Spanyol.
Lainnya