Sabtu, 19 April 2014 Waktu UTC: 02:16

Berita / Dunia / Timur Tengah

Khawatir Pembantaian, Kaum Sunni Suriah Mengungsi

Oposisi Suriah menuduh pasukan pemerintah membunuh 150 warga sipil termasuk perempuan dan anak-anak, dalam pembantaian di desa Bayda Kamis (2/5).

Citizen journalist merilis foto di mana beberapa tentara Suriah berdiri di antara penduduk yang tewas di desa Bayda, Kamis (2/5).
Citizen journalist merilis foto di mana beberapa tentara Suriah berdiri di antara penduduk yang tewas di desa Bayda, Kamis (2/5).

Multimedia

UKURAN HURUF - +
Para aktivis di Suriah menyatakan ribuan orang Muslim Sunni mengungsi dari kota pantai Banias, karena takut akan serangan-serangan setelah pembantaian massal yang diduga terjadi di desa dekat sana.

Syrian Observatory for Human Rights yang berbasis di Inggris memperkirakan 4.000 orang Sunni meninggalkan rumah mereka Sabtu pagi. Seorang petinggi Observatory, Abdel Rahman, mengatakan kepada VOA bahwa pasukan keamanan yang propemerintah telah menyulut eksodus tersebut.

Observatory menuduh pasukan Suriah membunuh sedikitnya 150 warga sipil termasuk perempuan dan anak-anak, dalam pembantaian besar-besaran di desa Bayda, di bagian Baratlaut, hari Kamis.

Mayoritas penduduk Bayda adalah warga Muslim Sunni yang mendominasi gerakan pemberontak Suriah.

Hari Sabtu, Departemen Luar Negeri Amerika mengutuk “kekejaman” yang dilakukan di Bayda. Seorang jurubicara mengatakan Amerika “terkejut atas laporan-laporan mengerikan” mengenai banyaknya warga sipil yang tewas dalam serangan di sana.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: wjogja dari: jogja
05.05.2013 13:51
Ini perang antara Pemerintah dengan Teroris Pemberontak. Dilihat dari fotonya, terlihat Para Teroris Pemberontak banyak yang tewas mengenaskan. Alhamdulillah Israel telah kirim jet tempur untuk membalas aksi Pemerintah Suriah ini dengan membombardir fasilitas Pemerintah Suriah. Israel sangat berjasa kepada Pemberontak.

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook