Minggu, 26 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 05:35

Berita / AS

Kesepakatan Dicapai dalam Sengketa Pelabuhan AS

Pihak berwenang mengatakan kesepakatan telah dicapai dalam sengketa pelabuhan di AS, sehingga mencegah pemogokan ribuan pekerja dermaga.

Suasana pelabuhan kontainer di Boston. (Foto: Dok)
Suasana pelabuhan kontainer di Boston. (Foto: Dok)
UKURAN HURUF - +
Seorang mediator badan federal Amerika mengatakan kesepakatan telah dicapai dalam sengketa pelabuhan, dan untuk sekarang ini hal tersebut mencegah pemogokan oleh ribuan pekerja dermaga di pelabuhan-pelabuhan utama Amerika.

Direktur Badan  Mediasi dan Konsiliasi Federal (FMCS), George Cohen, mengatakan isu pembayaran tambahan telah disetujui pada prinsipnya antara Aliansi Maritim Amerika dan Asosiasi Pekerja Dermaga Internasional, menunggu pencapaian kesepakatan tawar-menawar kolektif secara menyeluruh.

Cohen mengatakan isu-isu signifikan masih ada tapi ia "optimis" isu-isu tersebut dapat diselesaikan dalam periode perpanjangan waktu 30 hari yang telah disepakati oleh semua pihak, yang berakhir tengah malam pada 28 Januari.

Para pekerja dermaga mengancam untuk mogok mulai Minggu lalu, yang akan sangat menganggu lalu lintas dari pelabuhan-pelabuhan Amerika di Teluk Meksiko dan di Pantai Timur.

Para pekerja dermaga yang terampil itu menangani peralatan teknologi tinggi yang memindahkan kontainer kargo dengan cepat antar kapal-kapal dan kereta api atau truk-truk.

Pihak manajer mengatakan para pekerja itu mendapat upah lumayan besar, dan seharusnya tidak lagi menerima upah tambahan berdasarkan berat kargo yang mereka tangani. Pembayaran semacam itu dimulai bertahun-tahun lalu sebagai cara memberi kompensasi kepada pekerja dermaga karena tugas dan jam kerja mereka banyak dikurangi ketika operasi pelabuhan-pelabuhan menjadi hampir semuanya berjalan otomatis.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Google Glass Picu Kontroversi - VOA untuk Dunia Tekno

Tak ada yang menandingi kecanggihan kacamata Google, yang menghadirkan fungsi ponsel pintar langsung di depan mata Anda. Google Glass, nama kacamata baru Google tersebut, memang belum tersedia luas, tapi sudah menimbulkan berbagai isu seputar etika dan hak privasi. Selengkapnya berikut liputan reporter VOA Ade Astuti.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya