Kamis, 27 Nopember 2014 Waktu UTC: 02:40

Kesaksian Paramedis: Michael Jackson Meninggal, Dokter Tampak Panik

Para penuntut mengatakan, dokter Conrad Murray telah memberi obat tidur bagi Michael Jackson dalam dosis yang mematikan.

Dokter pribadi Michael Jackson, Conrad Murray (kedua dari kanan) dan tim pengacaranya saat menghadiri sidang di pengadilan Los Angeles (foto: dok).
Dokter pribadi Michael Jackson, Conrad Murray (kedua dari kanan) dan tim pengacaranya saat menghadiri sidang di pengadilan Los Angeles (foto: dok).

Para petugas bantuan medis, yang segera mendatangi tempat kediaman sewaan Michael Jackson pada hari kematian penyanyi itu, mengatakan mereka tiba dalam waktu lima menit setelah dipanggil namun Jackson tampak sudah meninggal selama beberapa saat. Mereka juga mengatakan, dokter Jackson, yang berada di rumah itu, terlihat panik.

Pengakuan itu diungkapkan hari Jumat di Los Angeles dalam pengadilan pembunuhan tanpa disengaja terhadap dokter Jackson, Conrad Murray. Salah satu petugas bantuan yang berusaha menyadarkan Jackson, Richard Senneff, mengatakan ia dan rekan-rekan setimnya merasa optimistik bahwa Jackson kemungkinan masih bisa diselamatkan jika mereka datang dengan segera.

Namun Senneff mengatakan, mereka mendapati Jackson tidak merespon sama sekali. Para petugas bantuan medis itu menghabiskan waktu selama 42 menit berusaha menyadarkan kembali penyanyi itu sebelum membawanya ke rumah sakit, di mana ia dinyatakan meninggal.

Menurut para petugas bantuan medis, Murray mengatakan ia telah memberi Jackson obat penenang, lorazepam, untuk membantunya tidur.

Mereka memberi pengakuan bahwa Murray mengatakan Jackson sedang dirawat karena masalah dehidrasi dan kelelahan – dan ia tidak pernah mengungkap telah memberi Jcakson propofol, obat anastesi yang memiliki pengaruh kuat. Murray memberi Jackson propofol untuk membantunya tidur, meskipun obat itu tidak disetujui untuk digunakan sebagai obat bantu tidur.

Para penuntut mengatakan, Murray memberi Jackson dosis mematikan dan tidak memiliki peralatan medis yang bisa menyelamatkan nyawa penyanyi berusia 50 tahun yang dikenal sebagai Raja Musik Pop itu.

Tim pembela Murray mengatakan, tindakan Jackson sendirilah yang mengakibatkan kematian dirinya, dengan beralasan bahwa Jackson mengambil propofol itu sendiri dan mengalami overdosis, sehingga meninggal segera dan “bahkan tidak sempat menutup matanya”.

Murray, seorang kardiolog, menghadapi hukuman empat tahun penjara dan kehilangan izin praktik dokter jika terbukti bersalah. Michael Jackson meninggal secara mendadak di rumah kediamannya 25 Juni 2009.

 

Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda