Senin, 21 April 2014 Waktu UTC: 09:38

Berita / Dunia / Afrika

Kelompok Misionaris di Libya Dituduh Mata-mata

Seorang pejabat tinggi keamanan Libya mengatakan empat orang asing yang saat ini dalam tahanan dituduh melakukan spionase selain menyebarkan agama Kristen.

Warga Kristen di Libya melakukan ibadah di gereja di ibukota Tripoli (foto: dok). Sebuah kelompok misionaris di Libya dituduh melakukan kegiatan spionase.
Warga Kristen di Libya melakukan ibadah di gereja di ibukota Tripoli (foto: dok). Sebuah kelompok misionaris di Libya dituduh melakukan kegiatan spionase.
UKURAN HURUF - +
Kelompok, yang terdiri dari warga Amerika keturunan Swedia, warga Korea Selatan, Afrika Selatan dan Mesir itu, ditangkap pekan lalu di kota Benghazi beserta puluhan ribu buku tentang agama Kristen milik mereka.

Kepala polisi yang melakukan penangkapan itu, Abdel-Salam el-Barghathi, mengatakan kepada kantor berita Associated Press (AP) Senin bahwa pejabat kedutaan telah diizinkan mengunjungi ke empat orang itu, namun telah menimbulkan kecurigaan karena mereka menolak untuk ditemui.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Libya telah menolak permintaan untuk berkomentar.

Warga Mesir yang ditahan itu, Sherif Ramsis, mengatakan kepada AP dia sedang dalam perjalanan misionaris ke Libya untuk menyebarkan agama Kristen, namun tidak menyadari tuduhan spionase terhadap dirinya.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook