Rabu, 22 Oktober 2014 Waktu UTC: 04:43

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Kelompok HAM Desak Laos Selidiki Penghilangan Aktivis

Human Rights Watch mendesak ASEAN dan komisi HAM-nya turun tangan untuk menyelidiki penghilangan secara paksa seorang tokoh aktivis Laos.

Sombath Somphone, aktivis Laos pemenang hadiah Ramon Magsaysay tahun 2005 hilang secara misterius dua bulan lalu (foto: dok).
Sombath Somphone, aktivis Laos pemenang hadiah Ramon Magsaysay tahun 2005 hilang secara misterius dua bulan lalu (foto: dok).
Human Rights Watch mengatakan pemerintah Laos tidak berbuat cukup banyak untuk menyelidiki penghilangan secara paksa seorang tokoh aktivis, dan mengimbau agar Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara ASEAN untuk melakukan intervensi.

Kelompok HAM itu hari Rabu mengatakan pihak berwenang Laos seharusnya jangan membungkam lagi atas kasus Sombath Somphone – aktivis pembangunan berkelanjutan yang hilang dua bulan lalu.

Sombath usia 60 tahun diyakini telah dihilangkan secara paksa oleh pihak berwenang, setelah sebuah petikan kamera keamanan menunjukkan ia diciduk dari kantor polisi di kota Vientiane.

Pemerintah menjanjikan penyelidikan, namun sejauh ini tidak diketahui di mana keberadaan aktivis itu bagaimana kondisinya. Sombath dikabarkan diculik karena masalah pribadi atau pertikaian bisnis.

Human Rights Watch ingin agar ASEAN dan komisi HAM-nya turun tangan, dengan mengatakan kasus itu merupakan “ujian besar” bagi organisasi regional itu.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook