Minggu, 26 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 04:05

Berita / Dunia / Amerika Lainnya

Kekerasan Pecah di Penjara Venezuela

Para pejabat Venezuela mengatakan kerusuhan di sebuah penjara di bagian barat negara itu menewaskan banyak orang dan mencederai puluhan lainnya.

Dalam foto yang dirilis oleh suratkabar Diario el Informador 25 Januari 2013 ini, nampak para tentara bersiap mengevakuasi para korban yang terluka dalam kerusuhan di penjara Centro Occidental (Uribana), Barquisimeto.(REUTERS/Diario el Informador )
Dalam foto yang dirilis oleh suratkabar Diario el Informador 25 Januari 2013 ini, nampak para tentara bersiap mengevakuasi para korban yang terluka dalam kerusuhan di penjara Centro Occidental (Uribana), Barquisimeto.(REUTERS/Diario el Informador )
UKURAN HURUF - +
Beberapa laporan mengatakan korban tewas dalam insiden tersebut mencapai 50 atau lebih, tetapi jumlah itu belum bisa dikukuhkan.

Menteri Urusan Penjara Iris Varela mengatakan melalui sebuah pernyataan, kekerasan pecah Jumat (25/1) setelah tahanan memberontak sewaktu pihak berwenang penjara melancarkan penggeledahan di penjara Centro Occidental untuk mencari senjata ilegal.

Kelompok-kelompok advokasi tahanan setempat mengatakan, penjara-penjara di negara Amerika Selatan itu terlalu padat dan dirancang hanya untuk menampung sepertiga dari 50 ribu tahanan yang kini mendekam disana.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Google Glass Picu Kontroversi - VOA untuk Dunia Tekno

Tak ada yang menandingi kecanggihan kacamata Google, yang menghadirkan fungsi ponsel pintar langsung di depan mata Anda. Google Glass, nama kacamata baru Google tersebut, memang belum tersedia luas, tapi sudah menimbulkan berbagai isu seputar etika dan hak privasi. Selengkapnya berikut liputan reporter VOA Ade Astuti.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya