Selasa, 16 September 2014 Waktu UTC: 21:29

Berita / Dunia / Eropa

Kanselir Jerman Prihatinkan RUU Anti-Pembangkangan Rusia

Saat menghadiri Dialog St.Petersburg, Kanselir Merkel mengungkapkan keprihatinan Jerman sehubungan diloloskannya UU Anti-Pembangkangan di Rusia.

Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) dan Kanselir Jerman Angela Merkel dalam konferensi pers bersama di Moskow (16/11). Putin menolak kritik Jerman atas catatan HAM Rusia di awal kunjungan Kanselir Merkel untuk menghadiri dialog St.Petersburg, pertemuan bilateral tahunan Jerman-Rusia.
Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) dan Kanselir Jerman Angela Merkel dalam konferensi pers bersama di Moskow (16/11). Putin menolak kritik Jerman atas catatan HAM Rusia di awal kunjungan Kanselir Merkel untuk menghadiri dialog St.Petersburg, pertemuan bilateral tahunan Jerman-Rusia.
Kanselir Jerman Angela Merkel bertikai dengan Presiden Rusia Vladimir Putin Jumat (16/11) terkait hukuman dua tahun penjara atas dua anggota band perempuan Pussy Riot karena menyanyikan lagu anti Putin di sebuah gereja Moskow.

Saat berkunjung ke Kremlin untuk menghadiri sebuah forum bisnis Rusia-Jerman, Kanselir Merkel mengungkapkan keprihatinan Jerman sehubungan diloloskannya Undang-Undang di Rusia yang dapat digunakan untuk memberangus pembangkangan di negara tersebut. Dalam pidatonya, Merkel mengatakan bahwa tidak semua kritik harus dipahami sebagai tindakan destruktif. 

Namun Presiden Putin mengatakan Jerman dan mitra-mitra Rusia lainnya hanya mendengar kejadian-kejadian ini dari jauh. Ia menuduh salah satu anggota band Pussy Riot ikut ambil bagian dalam demonstrasi sebelumnya yang dilukiskannya bersifat anti Semit.

Meskipun terjadi ketegangan dalam forum tersebut, pejabat Rusia dan Jerman menandatangani serangkaian persetujuan ekonomi di bidang energi, transpor dan bidang-bidang lain.

Pertemuan tahunan yang juga dikenal sebagai Dialog St.Petersburg ini, diselenggarakan pasca diloloskannya sebuah resolusi oleh anggota parlemen Jerman minggu lalu, yang mendesak pemerintahnya agar menuntut demokrasi lebih besar di Rusia. Parlemen Jerman mengungkapkan keprihatinan atas penumpasan terhadap kegiatan madani sejak Putin kembali ke kursi kepresidenan pada Mei.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook