Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 00:53

Berita / Dunia / Timur Tengah

Jenderal Militer Suriah Membelot dan Bergabung dengan Oposisi

Seorang pejabat tinggi militer Suriah, Abdul-Aziz Jassem al-Shallal, mengatakan kepada sebuah stasiun televisi Arab bahwa ia telah membelot dan bergabung dengan gerakan oposisi Suriah.

Jendral Abdelaziz Jassim Al Shalal, kepala polisi militer Suriah mengunggah video melalui situs sosial media mengenai pengunduran dirinya dari jajaran pemerintahan Presiden Assad dan bergabung dengan oposisi (26/12).
Jendral Abdelaziz Jassim Al Shalal, kepala polisi militer Suriah mengunggah video melalui situs sosial media mengenai pengunduran dirinya dari jajaran pemerintahan Presiden Assad dan bergabung dengan oposisi (26/12).
UKURAN HURUF - +
Seorang pejabat tinggi militer Suriah yang mengepalai polisi militer yang ditakuti mengatakan kepada sebuah stasiun televisi Arab bahwa ia telah membelot dan bergabung dengan gerakan oposisi Suriah.

Video yang dimuat di sebuah website media sosial hari Rabu (26/12) memperlihatkan jenderal Abdul-Aziz Jassem al-Shallal, mengatakan bahwa ia meninggalkan pemerintah karena polisi militer Suriah telah menyimpang dari misi utama mereka.

Amerika Serikat dengan berhati-hati menyambut baik laporan tentang kepergian al-Shallal dari pemerintah Suriah. Jurubicara Departemen Luar Negeri AS, Patrick Ventrell, mengatakan jika laporan tentang pembelotan jenderal itu benar, itu merupakan satu tanda lagi bahwa rezim Suriah sedang “runtuh dari dalam.”
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Laporan Terkini Tornado dan Nasib WNI di Oklahoma - Liputan Berita VOA 22 Mei 2013

Tim VOA melaporkan pencarian aparat terhadap korban angin tornado di reruntuhan gedung dan rumah-rumah di kota Moore, Oklahoma. 10 warga dan diaspora Indonesia di kota tersebut mengungsi ke lokasi yang aman, sementara belasan mahasiswa Indonesia di Oklahoma mewaspadai kembali terjadinya tornado.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya