Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 19:11

Berita / AS

Jaksa Federal Tidak Berencana Dakwa Armstrong

Jaksa federal mengatakan tidak ada rencana untuk mengenakan dakwaan terhadap atlet balap sepeda Amerika yang telah jatuh nama baiknya, Lance Armstrong.

Lance Armstrong, atlet balap sepeda AS, saat memberikan pengakuan terkait penggunaan doping, dalam wawancara dengan Oprah Winfrey, 14 Januari 2014. (AP Photo/Courtesy of Harpo Studios, Inc., George Burns)
Lance Armstrong, atlet balap sepeda AS, saat memberikan pengakuan terkait penggunaan doping, dalam wawancara dengan Oprah Winfrey, 14 Januari 2014. (AP Photo/Courtesy of Harpo Studios, Inc., George Burns)
UKURAN HURUF - +
Jaksa federal Amerika Andre Birotte, pimpinan penyelidik federal dalam kasus Armstrong, mengatakan hari Selasa pengakuan Armstrong baru-baru ini di televisi bahwa ia memang menggunakan obat kuat (doping) tidak mengubah pandangannya.

Birotte mengatakan kejaksaan memutuskan tahun lalu untuk menutup kasus terhadap Armstrong, tetapi ia mengatakan pemerintah akan terus meninjau keadaan.

Armstrong yang berusia 41-tahun itu membantah selama bertahun-tahun bahwa ia menggunakan obat terlarang. Tetapi, Badan Anti-Doping Amerika mengungkapkan bukti tahun lalu bahwa Armstrong memang berbuat curang. Armstrong telah berbohong di bawah sumpah mengenai penggunaan obat kuat.

Kemenangan rekornya  tujuh kali dalam Tour de France telah dicabut dan telah dilarang seumur hidup turut dalam perlombaan balap sepeda.

Armstrong mengaku menggunakan obat kuat dalam wawancara bulan lalu dengan penyiar televisi Oprah Winfrey dengan harapan bahwa larangan tadi pada satu waktu kelak akan dicabut.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Google Glass Picu Kontroversi - VOA untuk Dunia Tekno

Tak ada yang menandingi kecanggihan kacamata Google, yang menghadirkan fungsi ponsel pintar langsung di depan mata Anda. Google Glass, nama kacamata baru Google tersebut, memang belum tersedia luas, tapi sudah menimbulkan berbagai isu seputar etika dan hak privasi. Selengkapnya berikut liputan reporter VOA Ade Astuti.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya