Jumat, 19 September 2014 Waktu UTC: 23:53

Berita / Dunia / Timur Tengah

Israel Bantah Laporan Hamas soal Gencatan Senjata

Pejabat Israel dan Palestina hari Selasa mengeluarkan pernyataan yang saling bertentangan mengenai apakah kesepakatan gencatan senjata Gaza telah tercapai atau belum.

Sekjen PBB Ban Ki-moon bertemu PM Israel Benjamin Netanyahu di Yerusalem, Selasa (20/11).
Sekjen PBB Ban Ki-moon bertemu PM Israel Benjamin Netanyahu di Yerusalem, Selasa (20/11).
Pejabat Hamas hari Selasa (20/11) mengatakan gencatan senjata yang ditengahi Mesir untuk menghentikan saling serang lintas perbatasan akan diberlakukan Selasa malam.

Pejabat Hamas Ayman Taha memberitahu Reuters dari Kairo  bahwa “Sebuah kesepakatan bagi  ketenangan telah tercapai. Kesepakatan itu akan diumumkan pukul 9 malam dan berlaku mulai tengah malam”. Televisi Pan-Arab dan kantor berita Perancis juga melaporkan komentar pihak Palestina bahwa perjanjian penghentian kekerasan telah dicapai.

Tapi juru bicara Israel Mark Regev memberi tahu para wartawan bahwa pengumuman itu prematur  “Kami belum sampai kesana” kata Regev kepada CNN. “Perundingan masih berlangsung”.

Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton kini menuju Yerusalem, Ramallah dan Kairo untuk bertemu dengan para pemimpin regional. Clinton bertolak dari  Kamboja menuju Israel hari Selasa.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuduh militan Hamas menggunakan warga sipil sebagai alat perang dengan menempatkan senjata peledak di sekolah-sekolah dan masjid di Jalur Gaza yang padat penduduk. Tapi ia mengatakan Israel menghendaki penyelesaian lewat perundingan.

Sekjen PBB Ban Ki-moon yang tampil bersama Netanyahu pada konferensi pers di Yerusalem mengatakan peningkatan serangan lebih  jauh akan berbahaya dan tragis bagi kedua pihak. Ia mengimbau  gencatan senjata secepatnya.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook