Sabtu, 25 Oktober 2014 Waktu UTC: 03:27

Berita / Indonesia

Indonesia Longgarkan Batasan Impor Daging dari Australia

Pemerintah Indonesia telah sepakat untuk melonggarkan batasan impor daging sapi dari Australia.

Pedagang daging sapi di pasar tradisional di Bintaro, Tangeran. (Foto: Dok)
Pedagang daging sapi di pasar tradisional di Bintaro, Tangeran. (Foto: Dok)
Pemerintah Indonesia akan melonggarkan batasan impor daging sapi Australia menyusul diskusi antara dua negara, menurut menteri perdagangan Australia, Selasa (28/5).

Pemerintah Indonesia telah sepakat untuk membebaskan impor-impor daging sapi Australia “premium” dari kuota, ujar Menteri Perdagangan Craig Emerson dalam pernyataan tertulis.

Pemerintah Indonesia juga akan mengizinkan pengekspor ternak hidup untuk mulai mengisi kuota-kuota untuk enam bulan terakhir tahun ini lebih awal dari jadwal.

Langkah ini akan membantu mendongkrak industri ternak Australia, yang selama ini mengalami kesulitan dengan pemberlakuan kuota oleh Indonesia, sebagai pasar ternak hidup terbesarnya.

Indoensia memberlakukan kuota yang ketat terhadap impor daging sapi pada 2012, dengan harapan akan mendorong pasar domestik, namun kebijakan itu telah menciptakan kelangkaan dan peningkatan harga.

“Ini berita besar untuk produsen-produsen daging sapi Australia,” ujar Menteri Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Joe Ludwig dalam pernyataan.

Pemerintah Indonesia juga akan mengkaji pasokan dan permintaan tahun ini, ujar pemerintah Australia.

Indonesia telah dikritik oleh mitra-mitra perdagangan internasional karena seringkali memberlakukan bea impor atau kuota untuk melindungi pertanian domestik. (Reuters/Colin Packham)
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: pengamat
29.05.2013 12:23
Seharusnya pemerintah memberikan subsidi buat peternak domestic agar daging sapi bias turun. Daging sapi Australia diragukan kehalalannya. Sebab belum tentu sapinya disemblih sesuai syaria, pakan ternaknya juga mesti diperhatikan.

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook