Rabu, 23 Juli 2014 Waktu UTC: 20:07

Berita / Dunia / Asia Pasifik

India Gunakan Stempel Peta Sendiri Untuk Visa Pendatang Tiongkok

India mulai menggunakan cap dengan petanya sendiri untuk menstempel visa yang diterbitkan untuk pengunjung dari Tiongkok.

Salah satu halaman dalam paspor baru Tiongkok yang menggambarkan klaim peta wilayah keseluruhan Tiongkok, termasuk wilayah sengketa Laut China Selatan (23/11). Pemerintah India menggunakan stempel bergambar peta wilayah India untuk visa pendatang dari Tiongkok, sebagai tanggapan atas klaim ini.
Salah satu halaman dalam paspor baru Tiongkok yang menggambarkan klaim peta wilayah keseluruhan Tiongkok, termasuk wilayah sengketa Laut China Selatan (23/11). Pemerintah India menggunakan stempel bergambar peta wilayah India untuk visa pendatang dari Tiongkok, sebagai tanggapan atas klaim ini.
Paspor baru Tiongkok memuat peta dimana dua kawasan yang diklaim India - Arunachai Pradesh dan Aksai Chin – digambarkan sebagai bagian wilayah dari Tiongkok.

Untuk menanggapi hal tersebut, pemerintah India mulai menggunakan cap dengan petanya sendiri untuk menstempel visa yang diterbitkan untuk pengunjung dari Tiongkok. Dalam Peta yang dikeluarkan pemerintah India, kawasan tersebut digambarkan sebagai bagian dari wilayah India.

Kisruh soal peta ini muncul ditengah-tengah hubungan renggang antara kedua negara besar Asia itu. Belum diketahui apakah India sudah mengajukan protes kepada Tiongkok terkait hal ini.

Peta wilayah Tiongkok yang tertera dalam paspor Tiongkok itu juga memperlihatkan daerah-daerah di Laut Cina Selatan yang diklaim Filipina dan Vietnam sebagai bagian dari wilayah Tiongkok.

Filipina dan Vietnam menanggapi peta Tiongkok itu dengan mengajukan protes resmi kepada Beijing.

Peta Tiongkok itu juga memasukkan Taiwan sebagai wilayah Tiongkok.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: Baruno Marsudi dari: Indonesia JKT
24.11.2012 21:40
Sy belum melihat Peta Claim Cina secara rinci. Tapi sudah publikasi Peta di internet. Yg menunjukkan CLAIM Cina, di Laut Cina Selatan memasukkan juga Kepulauan Natuna. Menanggapi hal tersebut Pemerintahan SBY, diam2 saja.
Sengketa di Kepulauan Spratley Filipina, seharusnya kita mendukung Filipina. Kalau Kepulauan ini jatuh ke Cina. Cina akan menarik garis batas Laut Tambah ke Selatan.

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook