Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 16:30

Berita / Dunia / Asia Pasifik

India Eksekusi Pria Bersenjata Pelaku Serangan Mumbai 2008

India telah mengeksekusi Mohammed Ajmal Kasab, pelaku serangan di Mumbai tahun 2008 yang menewaskan 166 orang, Rabu (21/11).

Mohammed Ajmal Kasab, satu-satunya yang hidup dari sekelompok militan pelaku serangan Mumbai 2008 (Foto: dok). Kasab telah dihukum gantung di penjara Pune, dekat Mumbai (21/11).
Mohammed Ajmal Kasab, satu-satunya yang hidup dari sekelompok militan pelaku serangan Mumbai 2008 (Foto: dok). Kasab telah dihukum gantung di penjara Pune, dekat Mumbai (21/11).
UKURAN HURUF - +
India telah mengeksekusi pria bersenjata, satu-satunya yang hidup dari sekelompok militan yang menewaskan 166 orang dalam serangan di Mumbai tahun 2008.

Mohammed Ajmal Kasab dihukum gantung hari Rabu di sebuah penjara di Pune, dekat Mumbai, di negara bagian Maharashtra.

Menteri Dalam Negeri wilayah tersebut mengatakan hari Rabu (21/11) bahwa eksekusi tersebut merupakan penghormatan kepada orang-orang yang kehilangan nyawa mereka dalam serangan itu.

Kasab, warga Pakistan, didapati bersalah tahun 2010 atas tuduhan pembunuhan, terorisme dan melancarkan perang melawan India. Semula Kasab menyatakan dirinya tidak bersalah, tetapi kemudian mengakui keterlibatannya dalam pengepungan tiga hari itu.

Dia mengajukan banding terhadap hukuman matinya, tetapi Mahkamah Agung India mendukung hukuman tersebut dan presiden negara itu menolak memberikan pengampunan.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Google Glass Picu Kontroversi - VOA untuk Dunia Tekno

Tak ada yang menandingi kecanggihan kacamata Google, yang menghadirkan fungsi ponsel pintar langsung di depan mata Anda. Google Glass, nama kacamata baru Google tersebut, memang belum tersedia luas, tapi sudah menimbulkan berbagai isu seputar etika dan hak privasi. Selengkapnya berikut liputan reporter VOA Ade Astuti.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya