Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 03:26

Berita / Dunia / Timur Tengah

IAEA-Iran Gagal Sepakati Upaya Penyelidikan Nuklir

Para inspektur badan pengawas nuklir PBB telah kembali dari Iran tanpa adanya kesepakatan terkait upaya penyelidikan atas tuduhan mengembangkan senjata nuklir di negara tersebut (14/2).

Herman Nackaerts, ketua delegasi Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) (Foto: dok). Utusan nuklir PBB kembali gagal mencapai kesepakatan dengan pemerintah Iran, dalam upaya penyelidikan atas tuduhan pengembangan senjata nuklir di negara tersebut (14/2).
Herman Nackaerts, ketua delegasi Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) (Foto: dok). Utusan nuklir PBB kembali gagal mencapai kesepakatan dengan pemerintah Iran, dalam upaya penyelidikan atas tuduhan pengembangan senjata nuklir di negara tersebut (14/2).
UKURAN HURUF - +
Herman Nackaerts memimpin tim Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) di putaran terbaru pembicaraan, Rabu (13.2), di Teheran.  Namun dikatakannya kedua pihak tidak mencapai kesepakatan dan menolak mengatakan adanya kemajuan yang dicapai dalam perundingan tersebut, Kamis (14/2).

Kepala inspektur IAEA itu mengatakan ia tetap berkomitmen pada perundingan  dan memerlukan lebih banyak waktu untuk memikirkan tahap-tahap berikutnya.  Belum ada tanggal ditetapkan untuk pembicaraan berikutnya.

Kantor berita pemerintah Iran melaporkan, Rabu, kedua pihak sepakat pada sejumlah hal namun tidak mengungkapkan rincian lebih jauh. Iran mengatakan aktivitas nuklirnya semata untuk tujuan damai.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Laporan Terkini Tornado dan Nasib WNI di Oklahoma - Liputan Berita VOA 22 Mei 2013

Tim VOA melaporkan pencarian aparat terhadap korban angin tornado di reruntuhan gedung dan rumah-rumah di kota Moore, Oklahoma. 10 warga dan diaspora Indonesia di kota tersebut mengungsi ke lokasi yang aman, sementara belasan mahasiswa Indonesia di Oklahoma mewaspadai kembali terjadinya tornado.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya