Rabu, 19 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 03:51

Berita / Dunia / Asia Pasifik

HRW: Perkosaan Anak-Anak Biasa Terjadi di India

Sebuah organisasi HAM telah menerbitkan laporan yang mengagetkan dengan mengungkapkan bahwa pelanggaran seks terhadap anak-anak biasa terjadi di India.

Dua anak India tengah terlihat malu-malu saat diambil gambarnya ketika mereka sedang bermain di jalanan di wilayah Hyderabad, India (Foto: dok). Sebuah organisasi HAM menerbitkan laporan yang mengejutkan dengan mengungkapkan bahwa pelanggaran seks terhadap anak-anak biasa terjadi di India.
Dua anak India tengah terlihat malu-malu saat diambil gambarnya ketika mereka sedang bermain di jalanan di wilayah Hyderabad, India (Foto: dok). Sebuah organisasi HAM menerbitkan laporan yang mengejutkan dengan mengungkapkan bahwa pelanggaran seks terhadap anak-anak biasa terjadi di India.
UKURAN HURUF - +
Dalam laporannya yang berjudul “Breaking the Silence: Child Sexual Abuse in India,”  Human Rights Watch mengkaji bagaimana kegagalan pemerintah baik dalam melindungi anak-anak terhadap pelecehan seksual maupun dalam merawat korban.

Direktur Asia Selatan Human Right Watch, Meenakashi Ganguly, mengatakan anak-anak yang mengeluh mengenai pelecehan seksual sering dibantah atau diremehkan oleh polisi, staff medis dan pihak berwenang lain.

Organisasi HAM itu mengatakan tata peradilan pidana India membutuhkan reformasi segera dalam penanganan pelanggaran seksual anak-anak, dari saat ketika keluhan diajukan kepada polisi hingga ke pengadilan.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Obama Dikecam Dunia Atas Program Mata-Mata - Liputan Berita VOA, 19 Juni 2013

Seiring pertemuan pemimpin negara-negara G-8 yang kini berlangsung di Irlandia Utara, muncul pembocoran informasi baru terkait program mata-mata yang dilakukan pemerintah Obama, atas metadata email dan panggilan telpon. Program yang dilakukan untuk mencegah aksi terror ini dikecam karena dianggap melanggar hak privasi warga dunia. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA dari Washington DC.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang tentara NATO berjalan dengan kaki palsu menuju helikopter, setelah upacara serah terima keamanan dari pasukan NATO kepada pasukan Afghanistan di luar ibukota Kabul.
  • Seorang anak Bangladesh melemparkan seekor kambing dari sebuah perahu di Sungai Buriganga di Dhaka.
  • Seorang gadis mengatur boneka animasi di sebuah lapangan di Lingen, Jerman timur, menjelang upaya memecahkan rekor baru yang akan dilakukan bersama dengan sekitar 600 murid sekolah.
  • Seorang polisi militer menggunakan semprotan merica ke arah seorang pengunjuk rasa selama demonstrasi soal kondisi ekonomi di Rio de Janeiro, Brazil.
  • PM Shinzo Abe Jepang (kiri belakang) menyentuh tangan Presiden Rusia Vladimir Putin saat mereka berjalan bersama Kanselir Jerman Angela Merkel dalam acara KTT G-8 di resor Lough Erne di Enniskillen, Irlandia Utara.
  • Seorang pria membaca koran di Lapangan Royal Enclosure pada hari pertama menjelang festival balap kuda di kota Ascot, Inggris selatan.
  • Foto udara dari Paris Air Show ke-50, di bandara Le Bourget dekat Paris, Perancis.
  • Para pemain kelompok sirkus Eoloh melakukan latihan yang terbuka untuk media di gedung Nuevo Teatro Alcala di Madrid, Spanyol.
  • Para seniman melakukan atraksi pada festival api tahunan di Kyiv, Ukraina.
Lainnya