Rabu, 25 Mei 2016 Waktu: 18:02

    Berita / Indonesia

    Hatta: Stok dan Harga Bahan Pangan Stabil

    Stok dan harga bahan pangan sepanjang Februari 2014 stabil, menurut Menteri Koordinasi bidang Perekonomian, Hatta Rajasa.

    Menteri Koordinasi bidang Perekonomian Hatta Rajasa berbicara dengan wartawan usai rapat koordinasi masalah pangan di Jakarta. (VOA/Iris Gera)
    Menteri Koordinasi bidang Perekonomian Hatta Rajasa berbicara dengan wartawan usai rapat koordinasi masalah pangan di Jakarta. (VOA/Iris Gera)
    Iris Gera
    Usai rapat koordinasi mengenai pangan yang berlangsung di Jakarta, Rabu malam (5/3), Menteri Koordinasi bidang Perekonomian, Hatta Rajasa mengatakan, stok dan harga bahan pangan pada Februari  2014 stabil dan kondisi tersebut juga akan bertahan pada bulan-bulan mendatang.

    Diakui Hatta, distribusi pada Desember 2013 dan Januari 2014 terhambat akibat cuaca ekstrem sehingga stok dan harga bahan pangan terganggu.

    “Pantauan dan laporan dari seluruh tanah air tidak terdapat tanda-tanda sedikitpun gangguan-gangguan ketersediaan bahan pangan pokok kita, dan harga-harga relatif stabil. Itu pula yang membuat inflasi pada Februari kemarin relatif rendah dibandingkan dengan pada Januari. Kita akan memantau ketat masalah inflasi ini," ujarnya.

    Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Februari 2014 terjadi inflasi sebesar 0,26 persen, lebih rendah  dibanding inflasi pada Januari 2014 sebesar 1,07 persen.
    Makanan, menurut BPS, masih menjadi penyebab terjadinya inflasi pada Februari 2014.

    Pada kesempatan sama, Menteri Pertanian, Suswono menegaskan, pemerintah berjanji akan memberi ganti rugi pada petani yang sawahnya rusak akibat cuaca ekstrem. Hingga saat ini, pemerintah mendata sekitar 40 ribu hektar sawah di yang Indonesia rusak dan mengurangi produksi beras sekitar 200 ribu ton.

    “Hampir 40 ribuan hektar lah  yang mengalami puso. Dana untuk puso ini kan sudah tersedia Rp 200 miliar. Kalau produksi sekitar 200 ribu (ton) kita harapkan petani segera menanam kembali. Sementara sih kita belum bisa untuk menentukan importasi sebelum nanti apa faktornya, apakah benar karena suplai kurang atau karena masalah transportasi," ujarnya.

    Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan fluktuasi harga bahan pangan harus dijaga agar kenaikan dan penurunan harga tidak terjadi secara ekstrem yang mengakibatkan kerugian bagi petani.

    “Petani kita ini juga konsumen dan kita musti mendapatkan harga yang baik, pedagang itu musti diberdayakan agar terjadi kesejahteraan untuk produsen atau petani kita, kemudian akan terjadi perdagangan yang bermanfaat, yang adil," ujarnya.

    Lihat Juga

    Penguasa Arab Saudi Beradaptasi dengan Era Media Sosial

    Penguasa Al Saud telah mulai mencoba membentuk debat daring dengan kampanye-kampanye media yang dikelola dengan sangat hati-hati. Selengkapnya

    HRW Desak Pemerintah Libatkan Ahli Forensik untuk Gali Kuburan Massal

    Tanpa ahli forensik, penggalian dapat menghancurkan bukti penting dan akan membuat identifikasi mayat sangat rumit, menurut Human Rights Watch. Selengkapnya

    3 Negara Eropa Perebutkan Kursi Dewan Keamanan PBB

    Para duta besar ketiga negara memaparkan rencana apa yang hendak mereka lakukan jika dipilih untuk masa jabatan dua tahun terhitung tahun 2017. Selengkapnya

    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami