Selasa, 21 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 13:30

Berita / Ekonomi

Harga Minyak Turun Dekati $95 per Barel

Harga minyak turun mendekati $95 per barel, Senin (18/2) setelah produksi industri Amerika menurun dan Eropa tetap lumpuh dalam resesi.

Seorang pekerja tengah mengamati perkembangan saham di lantai bursa New York (NYSE), 15 February 2013. (REUTERS/Brendan McDermid).
Seorang pekerja tengah mengamati perkembangan saham di lantai bursa New York (NYSE), 15 February 2013. (REUTERS/Brendan McDermid).
UKURAN HURUF - +
Harga minyak mentah patokan untuk pengiriman bulan Maret turun 25 sen menjadi 95,61 dolar per barel pada tengah hari waktu Bangkok di lantai bursa Mercantile New York.  Kontrak tersebut turun 1,45 dolar menjadi 95,86 dolar per barel di bursa Nymex hari Jumat.

Minyak mentah Brent, yang digunakan sebagai harga patokan berbagai minyak asing, naik 14 sen menjadi 117,80 dolar per barel di London.

Bank Sentral Amerika mengatakan hari Jumat bahwa produksi pabrik Amerika  melamban bulan Januari, sebagian besar karena penurunan besar produksi pabrik mobil. Sebagian besar analis berpendapat perlambanan itu bersifat sementara, tetapi itu cukup untuk meningkatkan keprihatinan atas pemulihan ekonomi Amerika yang masih lamban.

Para pedagang juga prihatin akan resesi yang mendalam di seluruh ekonomi 17 negara pengguna mata uang Euro. Jumlah produksi ekonomi mereka menciut  0,6 persen dalam kuartal terakhir tahun 2012 dari kwartal sebelumnya. Penurunan itu lebih besar daripada penurunan 0,4 persen yang diperkirakan sebelumnya dan penurunan paling tajam sejak tahun 2009.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Respon AS terhadap Konflik Rohingya - Liputan Berita VOA

Seperti di tanah air, aksi kekerasan terhadap Muslim Rohingya juga mendapat perhatian dari pemerintah maupun sebagian rakyat Amerika Serikat. Presiden Barack Obama meminta pemerintah Burma yang juga dikenal sebagai Myanmar serius merespon serangan dan relokasi paksa warga Rohingya. Amerika berharap berbagai konflik etnis di negara yang baru berdemokrasi tersebut bisa segera diatasi. Selengkapnya dilaporkan Nova Poerwadi dan tim VOA dari Washington, D.C
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang wanita mempersiapkan upacara tradisional Gwan-Rye di Seoul, Korea Selatan. Upacara ini diadakan bagi anak laki-laki dan perempuan yang menginjak usia 20 tahun, sebagai individu yang independen.
  • Sebuah balon udara jatuh ke tanah setelah bertabrakan dengan yang lain selama perjalanan di Cappadocia, Turki. Dua wisatawan Brazil tewas dan 23 orang lainnya terluka akibat tabrakan dua balon udara tersebut.
  • Perempuan dan anak-anak antri untuk mengambil air dari keran di sebuah kamp bagi para pengungsi di kota al-Mazraq, provinsi Hajja, Yaman barat laut.
  • Badai tornado (puting beliung) hampir menyentuh tanah di dekat South Haven, di negara bagian Kansas, AS.
  • Para fotografer bekerja selama sesi pemotretan untuk film "Blood Ties" di Festival Film Cannes ke-66 di Cannes, Prancis.
  • Seorang wanita mengenakan gaun dari bunga segar yang dirancang oleh desainer Zita Elze, berpose untuk difoto di sebuah taman pada pameran bunga Chelsea, di London, Inggris.
  • Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un (tengah) dan isterinya Ri Sol-ju saat berkunjung ke kamp anak-anak 'Pyongyang Myohyangsan' yang terletak di kaki Gunung Myohyang di Provinsi Phyongan Utara (foto courtesy: KCNA).
  • Pekerja mendorong sebuah rakit bambu besar, sementara yang lain mencoba membongkar bagian-bagian rakit bambu itu di Sittwe, negara bagian Rakhine, Burma.
  • Para pebalap sepeda naik tanjakan dalam etape ke-15 sepanjang 146 km, lomba balap sepeda Giro d'Italia di perbatasan Italia-Perancis.
  • Para anggota kelompok Castellers "Vila de Gracia" mulai membentuk menara manusia yang disebut "castell" di lingkungan Barcelona Gracia, di Catalonia, Spanyol.
Lainnya