Senin, 24 Nopember 2014 Waktu UTC: 23:03

Berita / Gaya Hidup / Kesehatan

Hampir Setengah Manula di Dunia Miliki Problem Kesehatan

Laporan baru WHO menyebutkan, hampir setengah dari penduduk dunia yang berusia 50 tahun ke atas, saat ini memasuki masa kesehatan yang menurun.

Para ahli mengatakan masalah kesehatan serius yang berhubungan dengan penuaan muncul saat orang mencapai usia 50-an tahun.
Para ahli mengatakan masalah kesehatan serius yang berhubungan dengan penuaan muncul saat orang mencapai usia 50-an tahun.
Jessica Berman
Tetap sehat di usia lanjut, ternyata menjadi tantangan penduduk di dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa hampir setengah dari penduduk dunia berusia 50 tahun ke atas mengalami masalah kesehatan. Sementara itu, sejumlah negara tidak punya cukup perlengkapan untuk perawatan medis bagi penduduk mereka yang menua.

Menurut WHO, meningkatnya  harapan hidup dan menurunnya tingkat kelahiran di seluruh dunia menghasilkan populasi yang menua secara global. Laporan  tersebut mencatat  bahwa pada tahun 2010, 65 persen orang yang berusia 60 tahun ke atas  tinggal di negara-negara kurang berkembang, dan proporsinya diperkirakan akan meningkat sampai 80 persen menjelang pertengahan abad ini. Para ahli mengatakan bahwa masalah kesehatan serius yang berhubungan dengan penuaan mulai muncul pada saat orang mencapai usia 50 tahunan.
 
Data penduduk yang dikumpulkan di enam negara – Tiongkok, Rusia, India, Meksiko, Afrika Selatan dan Ghana – menunjukkan gambaran kecendrungan kesehatan  di kalangan orang berusia 50 tahun dan lebih.

Biro Sensus Amerika menganalisa statistik tersebut sebagai bagian dari studi WHO mengenai Penuaan Global  dan Kesehatan Dewasa (Study on Global Aging and Adult Health) atau SAGE. John Haaga adalah wakil direktur Perilaku  dan Riset Sosial pada US National Institute on Aging, yang menyediakan dana untuk studi SAGE. Haaga mengatakan penuaan - khususnya, menjadi tua di negara miskin dan negara berpendapatan menengah - adalah masalah yang jarang dibahas dalam penelitian kesehatan global.
 
"Penuaan terjadi sangat cepat dan sebagian besar negara tidak tidak memiliki sistem kesehatan dan pensiun, dan perawatan jangka panjang yang akan memungkinkan mereka menangani hal ini. Mereka harus mempersiapkan semua ini  dalam waktu yang jauh lebih cepat,” demikian ungkap Haaga.
 
Para peneliti SAGE mengumpulkan data tentang status kesehatan orang-orang yang menua, serta perilaku dan faktor  risiko kesehatan- yang dapat mempengaruhi masa depan kesehatan mereka, seperti merokok  dan minum alkohol, tingkat aktivitas fisik, dan makan buah serta sayuran. Penyidik juga mencatat tingkat disabilitas, tingkat depresi dan penggunaan pelayanan kesehatan di negara bersangkutan.
 
Haaga mengatakan data tersebut menunjukkan beban yang berat dari penyakit tidak menular, seperti kanker, diabetes, artritis, dan hipertensi, pada keenam negara. Menurut Haaga statistik menunjukkan bahwa terdapat  angka yang sangat tinggi dari merokok, penyebab utama kanker dan penyakit jantung. Studi SAGE juga menemukan bahwa pelayanan kesehatan di negara-negara tersebut, dalam banyak kasus, tampaknya tidak memadai untuk memenuhi kebutuhan penduduk mereka yang tua.
 
Haaga mengatakan laporan SAGE tersebut berbeda dari sebagian besar laporan kesehatan global, yang terutama  dipusatkan pada penduduk yang lebih muda.
 
Laporan SAGE tidak membuat rekomendasi kebijakan khusus untuk mengatasi kebutuhan medis yang dihadapi oleh orang- orang tua. Tapi Haaga mengatakan  studi tersebut  merupakan langkah pertama ke arah itu.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

 

 

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook