Jumat, 24 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 17:47

Berita / AS

Gedung Putih Beri Jaminan akan Utamakan HAM dalam Kunjungan ke Asia Tenggara

Para pejabat Gedung Putih memberi jaminan kepada para pengeritik bahwa Presiden Barack Obama tidak akan meremehkan keprihatinan hak azasi manusia dalam kunjungannya ke Asia Tenggara.

Penasehat Keamanan Nasional Amerika, Tom Donilon mengatakan Obama akan mendesak Presiden Burma Thein Sein untuk tidak meremehkan keprihatinan terkait HAM dalam kesempatan kunjungan ke negara itu pekan depan (Foto: dok).
Penasehat Keamanan Nasional Amerika, Tom Donilon mengatakan Obama akan mendesak Presiden Burma Thein Sein untuk tidak meremehkan keprihatinan terkait HAM dalam kesempatan kunjungan ke negara itu pekan depan (Foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Presiden Obama akan berangkat hari Sabtu (17/11) untuk kunjungan selama tiga hari ke Kamboja, Thailand, dan Burma. Kunjungan ini merupakan lawatan ke luar negeri pertamanya sejak terpilih kembali menjadi Presiden Amerika, yang menunjukkan pentingnya fokus baru pemerintahan Obama pada kawasan itu.

Satu acara utama perlawatan itu adalah persinggahan singkat Obama di Burma, kunjungan pertama dalam sejarah oleh presiden Amerika ke bekas negara yang dikuasai militer itu. 

Beberapa organisasi HAM menentang kunjungan tersebut, termasuk peneliti dari Human Rights Watch, Matthew Smith. Ia mengatakan kepada VOA bahwa Obama seharusnya menunggu hingga lebih banyak reformasi dilangsungkan.

Smith  mengatakan yang paling memprihatinkannya adalah pemerintah Burma belum membebaskan semua tahanan politik dan tidak turun tangan untuk menghentikan kekerasan terhadap kelompok minoritas Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine.

Tetapi, penasehat keamanan nasional Tom Donilon mengatakan Obama akan mendesak Presiden Burma Thein Sein, baik secara terbuka maupun tertutup, agar menanggulangi keprihatinan seperti kekerasan antar-ethnik dan tahanan politik yang terus berlangsung.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Usher-Justin Bieber dan Konser The Rolling Stones - VOA untuk Insert

Setelah menggelar konsernya di London dan Paris akhir tahun lalu, kelompok band kawakan "The Rolling Stones" mulai menggelar konsernya di 17 tempat di Amerika. Dalam episode kali ini, Vina Mubtadi juga mengajak pemirsa untuk menyimak kabar gugatan sebesar $10 Juta kepada Usher dan Justin Bieber atas tuduhan menjiplak lagu "Somebody To Love" ciptaan Devin Copeland dan Mareio Overton.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya