Sabtu, 19 April 2014 Waktu UTC: 17:23

Berita / Iptek / Teknologi

Gates dan Zuckerberg Dorong Siswa Belajar Pengodean Komputer

Ikon-ikon teknologi seperti Bill Gates dan Mark Zuckerberg tampil dalam video kampanye untuk mendorong pembelajaran dan pengajaran pengodean komputer.

Bentuk "Mimpi Amerika" sudah berubah sekarang ini, yaitu dengan menjadi Mark Zuckerberg berikutnya. (Foto: Dok)
Bentuk "Mimpi Amerika" sudah berubah sekarang ini, yaitu dengan menjadi Mark Zuckerberg berikutnya. (Foto: Dok)
UKURAN HURUF - +
— Ketika Hadi dan Ali Partovi berimigrasi ke Amerika dari Iran pada 1984, mereka tinggal di kamar tidur yang sempit bersama orangtua mereka, yang menghabiskan seluruh tabungan untuk pendidikan kedua anak lelaki itu.

Hampir 30 tahun kemudian, kedua saudara kembar itu ada di kalangan elit industri teknologi, setelah menjual perusahaan-perusahaan mereka ke Microsoft dan Myspace milik News Corp, serta berinvestasi sejak dini pada Facebook, Dropbox dan Zappos.

Hadi mengatakan kesuksesan mereka di dunia teknologi dibentuk dari ketertarikan sejak awal terhadap komputer dan pendidikan formal untuk menulis perangkat lunak, atau pengodean, yang memungkinkan mereka membangun karir. Di tengah jalan, keduanya pun berteman dengan orang-orang berpengaruh.

Pendiri Microsoft Bill Gates, CEO Facebook Mark Zuckerberg dan kreator Twitter Jack Dorsey ada di antara para dewa teknologi yang tampil dalam video baru yang dibuat oleh Partovi bersaudara, untuk mendorong pengajaran dan pembelajaran pengkodean komputer di sekolah-sekolah.

Berjudul “Apa yang kebanyakan sekolah tidak ajarkan,” video yang dirilis secara daring Selasa (26/2) itu merupakan bagian dari aktivitas nirlaba untuk pendidikan ilmu komputer milik Partovi yang dinamakan Code.org. Video sepanjang 10 menit ini disutradarai oleh Lesley Chilcott, produser film dokumenter berkualitas seperti "An Inconvenient Truth" dan "Waiting for Superman."

Tujuan kampanye video ini adalah untuk mendorong para orangtua menuntut lebih banyak sekolah mengajarkan pemrograman komputer, keterampilan yang potensial menghasilkan banyak uang, namun hanya tersedia di sejumlah kecil sekolah menengah di AS.

“Pemrograman komputer saat ini merupakan pengejawantahan terbaik dari Mimpi Amerika,”  Mimpi Amerika adalah untuk menjadi Mark Zuckerberg berikutnya,” ujar Hadi Partovi.

“Keterampilan ini tidak sulit dipelajari,  namun tragisnya, hanya 10 persen sekolah menawarkan pelajaran ilmu komputer, dan biasanya itu di sekolah mahal.”

Setelah lulus dengan gelar ilmu komputer dari Harvard pada 1994, Partovi bersaudara mendirikan LinkExchange dan menjualnya ke Microsoft pada 1998 untuk US$250 juta. Hadi membantu mendirikan perusahaan telepon Tellme Networks, sementara Ali mendirikan iLike, layanan musik yang kemudian terintegrasi dengan Facebook.

Statistik menunjukkan bahwa meski pengkodean komputer merupakan jenis pekerjaan dengan bayaran tertinggi, terutama di Silicon Valley, teknisi komputer masih sangat sedikit jumlahnya, dan yang sudah ada direkrut secara agresif oleh perusahaan-perusahaan seperti Google dan Facebook.

Presiden Barack Obama dalam pidato kenegaraannya baru-baru ini mendorong lebih banyak pengajaran dan pembelajaran teknologi di sekolah-sekolah. (AP/Reuters)
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: DONI dari: samarinda
28.02.2013 00:26
wachhhh bagus bget nheeee.....
coba di samarinda ada sekolah tntg pemograman kmputer...
indonesia gk merata ciee sekolah yang bagus cmn di pulau jawa aja yang di ratain sekolah bagusnya gk di semua daerah indonesia...Susah memang jadi orang indonesia kesejahteraannya gk rata cuman di fokusin di pulau jawa aja..payahhh achhhh!!!!!!

Ikuti Kami

Video & Foto Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Google akan Gunakan Pesawat Tak Berawak untuk Sediakan Akses Interneti
X
Ade Astuti
19.04.2014
Daerah-daerah terpencil di dunia yang tidak terjangkau internet boleh jadi bisa terhubung dengan program baru Google. Google bermisi menyediakan akses internet broadband di tempat-tempat di mana penggunaan internet masih rendah, yang akan dicapainya dengan membeli pesawat tak berawak.
Video

Video Google akan Gunakan Pesawat Tak Berawak untuk Sediakan Akses Internet

Daerah-daerah terpencil di dunia yang tidak terjangkau internet boleh jadi bisa terhubung dengan program baru Google. Google bermisi menyediakan akses internet broadband di tempat-tempat di mana penggunaan internet masih rendah, yang akan dicapainya dengan membeli pesawat tak berawak.
Video

Video Bersepeda di Los Angeles, California - Liputan Feature VOA

Los Angeles terkenal sebagai "kota mobil", karena warganya sulit meninggalkan ketergantungan pada mobil dengan berbagai alasan, termasuk minimnya transportasi umum. Sebuah organisasi berupaya mengubah budaya ini, dengan membuat warga merasa lebih aman dan nyaman menggunakan sepeda.
Video

Video Peringatan Kartini di Silver Spring, Maryland

Hari Kartini tidak hanya mempunyai makna penting bagi warga Indonesia di tanah air, tetapi juga bagi mereka yang jauh di rantau, termasuk warga Indonesia di wilayah Washington DC dan Sekitarnya. Bagaimana suasana peringatan hari Kartini mereka, ikuti laporan tim VOA berikut ini
Galeri Foto

Galeri Foto Perkembangan di Ukraina

Pemberontak berbahasa Rusia di sembilan kota besar Ukraina dekat perbatasan Rusia, menuntut otonomi yang lebih luas dari pemerintah Kyiv dan referendum mengenai apakah akan keluar dari negara itu atau bergabung dengan federasi Rusia.
 Aktivitas di Facebook