Selasa, 18 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 20:33

Berita / AS

FBI Interogasi Tersangka Pelaku Serangan Konsulat AS di Benghazi

Para petugas FBI menginterogasi Ali Harzi, satu-satunya orang yang diketahui sebagai tersangka pelaku serangan 11 September di Konsulat AS di Benhazi, Libya.

Suasana di luar Konsulat AS di Benghazi, sehari pasca serangan yang menewaskan empat warga AS, termasuk Dubes Chris Stephens, 11 September 2012 (Foto: dok). FBI dikabarkan tengah menginterogasi Ali Harzi, satu-satunya orang yang diketahui sebagai tersangka pelaku serangan ini.
Suasana di luar Konsulat AS di Benghazi, sehari pasca serangan yang menewaskan empat warga AS, termasuk Dubes Chris Stephens, 11 September 2012 (Foto: dok). FBI dikabarkan tengah menginterogasi Ali Harzi, satu-satunya orang yang diketahui sebagai tersangka pelaku serangan ini.
UKURAN HURUF - +
Para petugas FBI menginterogasi satu-satunya orang yang diketahui sebagai tersangka pelaku serangan 11 September terhadap konsulat Amerika di Benghazi, yang menewaskan empat orang.

Ali Harzi, seorang warga Tunisia, ditangkap di Turki dan diekstradisi ke Tunisia pada bulan Oktober. Pihak berwenang Tunisia menyatakan ia disangka kuat terlibat dalam serangan itu.

Pengacaranya, Anwar Oued-Ali, menambahkan bahwa Harzi juga diinterogasi terkait serangan beberapa hari kemudian terhadap kedutaan besar Amerika di Tunisia. Ini menunjukkan bahwa pihak berwenang Amerika sedang menyelidiki keterkaitan antara kedua serangan itu.

Serangan 11 September oleh sekelompok orang bersenjata di kota Benghazi, Libya, menewaskan Duta Besar Amerika Chris Stephens dan tiga diplomat Amerika lainnya. Para anggota milisi Islamis Ansar al-Sharia diduga melancarkan serangan itu, tetapi sebegitu jauh hanya sedikit kemajuan tercapai dalam penyidikan di Libya terkait serangan itu.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Obama Dikecam Dunia Atas Program Mata-Mata - Liputan Berita VOA, 19 Juni 2013

Seiring pertemuan pemimpin negara-negara G-8 yang kini berlangsung di Irlandia Utara, muncul pembocoran informasi baru terkait program mata-mata yang dilakukan pemerintah Obama, atas metadata email dan panggilan telpon. Program yang dilakukan untuk mencegah aksi terror ini dikecam karena dianggap melanggar hak privasi warga dunia. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA dari Washington DC.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang tentara NATO berjalan dengan kaki palsu menuju helikopter, setelah upacara serah terima keamanan dari pasukan NATO kepada pasukan Afghanistan di luar ibukota Kabul.
  • Seorang anak Bangladesh melemparkan seekor kambing dari sebuah perahu di Sungai Buriganga di Dhaka.
  • Seorang gadis mengatur boneka animasi di sebuah lapangan di Lingen, Jerman timur, menjelang upaya memecahkan rekor baru yang akan dilakukan bersama dengan sekitar 600 murid sekolah.
  • Seorang polisi militer menggunakan semprotan merica ke arah seorang pengunjuk rasa selama demonstrasi soal kondisi ekonomi di Rio de Janeiro, Brazil.
  • PM Shinzo Abe Jepang (kiri belakang) menyentuh tangan Presiden Rusia Vladimir Putin saat mereka berjalan bersama Kanselir Jerman Angela Merkel dalam acara KTT G-8 di resor Lough Erne di Enniskillen, Irlandia Utara.
  • Seorang pria membaca koran di Lapangan Royal Enclosure pada hari pertama menjelang festival balap kuda di kota Ascot, Inggris selatan.
  • Foto udara dari Paris Air Show ke-50, di bandara Le Bourget dekat Paris, Perancis.
  • Para pemain kelompok sirkus Eoloh melakukan latihan yang terbuka untuk media di gedung Nuevo Teatro Alcala di Madrid, Spanyol.
  • Para seniman melakukan atraksi pada festival api tahunan di Kyiv, Ukraina.
Lainnya