Sabtu, 28 Mei 2016 Waktu: 03:05

    Berita / Dunia

    6 Negara Berpengaruh di Dunia Hendaki Pembicaraan Baru Terkait Nuklir Iran

    Para analis memperingatkan jendela kesempatan bagi solusi yang dirundingkan kini menjadi sempit karena meningkatnya kecemasan atas aktivitas nuklir Teheran di Israel.

    Juru bicara kebijakan luar negeri Uni Eropa, Catherine Ashton (Foto: dok).
    Juru bicara kebijakan luar negeri Uni Eropa, Catherine Ashton (Foto: dok).
    Enam negara berpengaruh di dunia sepakat untuk memperbarui lagi pembicaraan mengenai program nuklir Iran secepat mungkin, mencerminkan semacam urgensi baru untuk menyelesaikan aktivitas nuklir yang dipertentangkan Teheran.

    Juru bicara Catherine Ashton ketua kebijakan luar negeri Uni Eropa hari Rabu mengatakan setelah pembicaraan antara para diplomat senior dari Inggris, Tiongkok, Prancis, Rusia, Amerika dan Jerman, bahwa kelompok itu berkomitmen mengadakan pembicaraan putaran berikutnya dengan Iran sesegera mungkin.

    Para analis memperingatkan jendela kesempatan bagi solusi yang dirundingkan kini menjadi sempit karena meningkatnya kecemasan atas aktivitas nuklir Teheran di Israel.

    Para pakar mengatakan serangan udara Israel, yang diyakini banyak pihak akan meningkat menjadi perang Timur Tengah yang lebih luas, kecil kemungkinannya sebelum pemilu Israel tanggal 22 Januari, yang memberi ke-enam negara itu waktu bagi diplomasi.

    Israel, satu-satunya negara di Timur Tengah yang memiliki senjata nuklir, telah menolak untuk mengesampingkan serangan militer terhadap Iran, juga untuk mencegahnya memperoleh bom itu.

    Perundingan tingkat tinggi terakhir yang dihadiri Iran, yang juga gagal, telah berlangsung di Moskow bulan Juni, sementara Teheran menolak imbauan pihak Barat untuk mengurangi program nuklirnya yang dicurigai pihak Barat sebagai kedok bagi upaya untuk membuat sebuah bom atom.

    Lihat Juga

    Warga AS Didakwa Berkomplot dengan Teroris

    Mahmoud Amin Mohamed Elhassan (26 tahun), penduduk Woodbridge, Virginia, Kamis malam (26/5) didakwa karena membantu dan bersekongkol memberikan dukungan material kepada ISIS dan membuat pernyataan palsu kepada FBI. Selengkapnya

    Laporan PBB: Tidak Ada Pelanggaran Kesepakatan Nuklir Iran

    Badan Energi Atom Internasional juga mengatakan Iran telah memperbaiki satu pelanggaran yang dicatat pada bulan Februari dengan mengurangi passkan air berat ke batas yang diizinkan, yaitu 143,3 ton atau di bawahnya. Selengkapnya

    Wartawan Australia Dipecat Setelah Upaya Penculikan di Lebanon

    Stephen Rice, produser program 60 Minutes Australia, membayar jasa pemulangan anak untuk menculik anak-anak itu dari ayah mereka setelah ibu mereka mengatakan dia membawa anak-anak itu berlibur tahun lalu dan tidak memulangkan mereka. Selengkapnya

    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami