Kamis, 23 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 06:32

Berita / Dunia / Timur Tengah

23 Tewas Dalam Rangkaian Pemboman di Irak

Pihak berwenang Irak mengatakan gelombang serangan bom di seluruh pelosok negara itu menewaskan sedikitnya 23 orang.

Gelombang serangan bom di seluruh pelosok Irak menewaskan sedikitnya 23 orang, yang disinyalir merup[akan upaya terbaru militan untuk merongrong keyakinan para pasukan keamanan di wilayah itu.
Gelombang serangan bom di seluruh pelosok Irak menewaskan sedikitnya 23 orang, yang disinyalir merup[akan upaya terbaru militan untuk merongrong keyakinan para pasukan keamanan di wilayah itu.
UKURAN HURUF - +
Pihak berwenang Irak mengatakan gelombang serangan bom di seluruh pelosok negara itu menewaskan setidaknya 23 orang, tampaknya dalam upaya terbaru para militan untuk merongrong keyakinan para pasukan keamanan disana.

Dalam serangan paling mematikan hari Senin, pemberontak meledakkan sejumlah rumah di kota Musayyib, selatan Bagdad, menewaskan tujuh orang.

Di distrik Karrada di Bagdad, bom mobil meledak dekat sekelompok peziarah Syiah yang sedang dalam perjalanan ke kota suci Karbala di selatan untuk sebuah acara keagamaan Syiah. Ledakan itu menewaskan lima orang.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Apple Disinyalir Siasati Pengenaan Pajak - Laporan VOA

Apple Disinyalir Siasati Pengenaan Pajak - Laporan VOA 23 Mei 2013 (ini sudah tanggal Indonesia) Sebuah subkomisi investigasi di Kongres AS memeriksa beberapa perusahaan terkemuka Amerika yang dituduh menghindari pengenaan pajak korporasi. Perusahaan-perusahaan tersebut, temasuk Apple, memindahkan sebagian operasi mereka dan mendaftarkan anak perusahaannya di luar negeri, sehingga bisa menghindari pengenaan pajak penghasilan korporasi di AS.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Tanda bertuliskan "Tuhan Memberkati Moore" dipasang di gedung teater Warren di Moore, Oklahoma, saat para pekerja memperbaiki bangunan yang rusak karena tornado itu (22/5). (Reuters/Adrees Latif)
  • Bendera Amerika terkulai di jendela yang hancur di rumah keluarga Wayne Osmus di Moore, Oklahoma. Keluarga Osmus bersembunyi di lemari Senin (20/5) setelah angin membuat mereka tidak dapat masuk ke tempat perlindungan badai. (AP/Allen Breed)
  • Charles Taber membuka bungker yang baru dibangun dua minggu lalu, yang menyelamatkan nyawanya dari tornado di Oklahoma City. (Reuters/Rick Wilking)
  • Pegawai perusahaan asuransi Farmers Insurance, Paul Gaipo, melihat mobil-mobil yang rusak karena tornado di sebuah mal yang hancur di Moore, Oklahoma (22/5).
  • Tim pencarian dan penyelamatan dari Tennessee melakukan pencarian di Moore, Oklahoma (22/5).(AP/Charlie Riedel)
  • Susan Kates menyelamatkan barang-barang dari rumah temannya yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma (22/5). (AP/Charlie Riedel)
  • Claudia Clark membersihkan tempat pemakaman di Moore, Oklahoma (22/5).
  • Sisa kamar tidur dari rumah yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma (22/5). (Reuters/Rick Wilking)
  • Rumah-rumah yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma, dilihat dari udara (21/5). (AP/Tony Guiterrez)
Galeri Foto

Galeri Foto Oklahoma Mulai Pemulihan Pasca Bencana

Moore di pinggiran Oklahoma City, negara bagian Oklahoma, memulai tugas berat pemulihan pasca tornado dahsyat yang menyapu kota itu pada 20 Mei.
Lainnya