Sabtu, 01 Nopember 2014 Waktu UTC: 10:16

Berita / AS

Dibersihkan dari Timbunan Salju, Tol New York Ditutup

Jalan tol antar-negara bagian di New York ditutup karena akan dibersihkan dari timbunan salju, sementara kondisi darurat masih diberlakukan, juga di negara-negara bagian lain.

Petugas pemadam kebakaran di New York mengisi garam ke dalam wadah di truk mereka yang akan digunakan untuk mencairkan es (8/2). (AP/Mary Altaffer)
Petugas pemadam kebakaran di New York mengisi garam ke dalam wadah di truk mereka yang akan digunakan untuk mencairkan es (8/2). (AP/Mary Altaffer)
Ratusan truk dan peralatan lain pembersih salju dari seluruh negara bagian menuju ujung timur New York, Long Island, Minggu (10/2), di mana jalan antar-negara bagian sepanjang hampir 45 kilometer ditutup supaya salju dan es akibat badai besar bisa dibersihkan sebelum hari kerja Senin pagi.

Bagian-bagian Long Island timur dilanda salju setebal hampir satu meter. Pada puncak badai, ratusan mobil terjebak di jalan-jalan termasuk Long Island Expressway, sehingga semakin menyulitkan pembersihan salju. Pengemudi bermalam di jalan bebas hambatan itu, ketakutan dan kedinginan. Keganasan badai mengejutkan banyak orang meskipun sudah ada peringatan agar pengemudi tidak turun ke jalan.

Lebih dari sepertiga peralatan pembersih salju di negarabagian New York dikerahkan ke daerah itu, kata Gubernur Andrew Cuomo, termasuk lebih dari 400 truk pembersih dan lebih dari 100 pembersih salju berbahan bakar diesel dan peralatan lain.

Jalan tol itu ditutup Minggu pagi dan diperkirakan akan tetap ditutup sampai Minggu sore. Truk pembersih tidak hanya berurusan dengan salju tebal, tetapi juga lapisan es. Mereka juga harus bergerak di antara mobil-mobil yang ditinggalkan pengemudinya.

Juru bicara kepolisian Suffolk County di Long Island Minggu mengatakan semua kendaraan yang ditelantarkan telah diperiksa. Tidak didapati satu orang pun yang membutuhkan bantuan medis.

Badai salju terdahsyat dalam puluhan tahun menghantam New York dan enam negara bagian di kawasan New England hari Jumat dan Sabtu, membuat kendaraan-kendaraan terjebak salju dan puluhan ribu warga hidup tanpa aliran listrik. Sedikitnya lima orang diberitakan tewas.

Lebih dari 650 rumah dan kantor di kawasan itu kini tanpa aliran listrik dan pihak berwenang mengatakan listrik masih akan padam hingga beberapa hari ke depan.

Bandar-bandar udara di New York dan Boston mulai dibuka kembali Sabtu setelah lebih dari 5.000 penerbangan dibatalkan.

Para pengemudi – termasuk beberapa pekerja bantuan darurat – terjebak di jalan-jalan raya bersalju sepanjang malam.

Di negara bagian New York – yang dilanda salju setebal 30 sentimeter – Gubernur Andrew Cuomo pada Sabtu mengimbau warga untuk tidak keluar rumah.

Dua negara bagian lainnya – Massachusetts dan Connecticut – ditutupi salju yang lebih tinggi lag./  Salju hampir setinggi satu meter menutupi kota Milford, Connecticut.  Di kota Westport yang berdekatan, kecepatan angin mencapai 132 kilometer per jam.

Sementara di Boston, Gubernur Massachusetts Deval Patrick memberlakukan larangan mengendarai mobil di seluruh negara bagian itu.

Para gubernur di negara bagian Massachusetts, New York/ Connecticut, Rhode Island dan Maine memberlakukan keadaan darurat.

Banjir diperkirakan akan melanda sepanjang garis pantai Connecticut, New York dan New Jersey, di mana warga masih berupaya pulih akibat badai super Sandy yang melanda daerah itu Oktober lalu.

Para ahli mengatakan badai ini bisa jadi sama parahnya seperti badai salju 1978 yang membuat wilayah New England terkucil selama berhari-hari.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

 

 

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook