Senin, 01 September 2014 Waktu UTC: 13:39

Bisnis Menjual Barang dari Bagasi Pesawat yang Tidak Diklaim

Di Amerika ada sebuah toko yang berbisnis dengan menampung dan menjual barang-barang yang tidak diketahui pemiliknya.

Sebagian dari ribuan koper yang tidak diketahui pemiliknya ini akhirnya ditampung di toko "Pusat Bagasi Yang Tidak Diklaim," yang berlokasi di kota Scottsboro, Alabama.
Sebagian dari ribuan koper yang tidak diketahui pemiliknya ini akhirnya ditampung di toko "Pusat Bagasi Yang Tidak Diklaim," yang berlokasi di kota Scottsboro, Alabama.
Ted Landphair

Jutaan orang Amerika kembali dari perjalanan jarak jauh melalui udara. Tetapi, koper mereka tidak selalu pulang dengan mereka. Kartu penanda koper bisa terlepas, dan koper itu pergi entah kemana.

Yang mengherankan, sebagian orang tidak mengambil barang mereka di tempat pengambilan koper di bandara, dan penumpang meninggalkan segala macam barang di pesawat.

Perusahaan-perusahaan penerbangan mengumpulkan barang-barang itu dan, selama 90 hari, berupaya menemukan pemiliknya. Jika tidak berhasil, mereka terpaksa menampung koper ribuan wisatawan.

Mereka tidak menyimpannya, karena mereka tidak berkecimpung dalam bisnis pergudangan. Berdasarkan undang-undang, mereka juga tidak boleh menjual koper-koper itu, karena dikhawatirkan perusahaan penerbangan tergoda untuk menghilangkan koper secara sengaja.

Jadi, begitu perusahaan asuransi telah membayar kerugian kepada penumpang atas hilangnya koper dan isinya, dan koper itu tidak lagi dimiliki penumpang, sebuah toko unik di kota kecil Scottsboro, Alabama, membelinya – diam-diam.

Toko itu bernama "Pusat Bagasi Yang Tidak Diklaim," dan tokonya begitu populer, sehingga bangunan yang mirip seperti sebuah department store itu menjadi daya tarik wisata nomor satu di Alabama! Lebih dari satu juta orang berkunjung setiap tahun dan berbelanja untuk berburu harta karun.

Barang-barang yang dijajakan di toko di Alabama ini berasal dari bagasi-bagasi pesawat yang tidak diklaim pemiliknya.
Barang-barang yang dijajakan di toko di Alabama ini berasal dari bagasi-bagasi pesawat yang tidak diklaim pemiliknya.

Pusat Bagasi Yang Tidak Diklaim ini menjual barang-barang wisatawan yang unik dan hilang, dan juga menjual satu rak penuh dengan barang-barang kargo, yang karena satu dan lain tidak pernah sampai ke alamat penerima.

Setiap hari, petugas toko membawa ribuan barang baru, dan pembeli setia bergegas untuk membelinya. Anda dapat menemukan segala sesuatu mulai dari permata berharga sampai tongkat hoki, novel laris, jaket kulit, alat perekam suara, papan selancar, dan bahkan pasta gigi bekas. Ya - pasta gigi bekas itu dijual seharga 50 sen atau sedolar.

Toko itu mencuci semua pakaian yang ditemukan di dalam koper, kemudian menjualnya. Butuh gaun pengantin? Ada sejumlah pilihan yang cantik dan tidak pernah diklaim oleh pemiliknya.

Pusat Bagasi Yang Tidak Diklaim itu pernah menemukan senjata, obat-obatan terlarang - bahkan ular hidup – di dalam koper. Toko tersebut memiliki museum kecil di mana barang temuan yang paling unik dilestarikan. Temuan itu mencakup instrumen musik bagpipe, topeng pemakaman dari makam firaun Mesir, dan setelan baju besi abad pertengahan.

Kurang dari setengah persen koper-koper yang diangkut maskapai Amerika tidak berhasil dipertemukan dengan pemiliknya dan ditampung di toko itu. Jadi, banyak pasta gigi dan gaun pengantin yang tidak pernah kembali ke tangan pemiliknya.

Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda