Selasa, 31 Mei 2016 Waktu: 23:04

    Berita / AS

    Departemen Pertahanan AS Bersiap Hadapi Pengurangan Anggaran

    Departemen Pertahanan Amerika bersiap menghadapi pengurangan anggaran besar-besaran selagi batas waktu 1 Maret semakin dekat.

    Menurut Menteri Pertahanan AS Leon Panetta, pengurangan anggaran sebesar 46 miliar dolar dalam tujuh bulan mendatang akan berdampak panjang, bukan hanya pada sekitar 800.000 pegawai sipil di departemen itu, tetapi juga pada perekonomian Amerika (foto: dok).
    Menurut Menteri Pertahanan AS Leon Panetta, pengurangan anggaran sebesar 46 miliar dolar dalam tujuh bulan mendatang akan berdampak panjang, bukan hanya pada sekitar 800.000 pegawai sipil di departemen itu, tetapi juga pada perekonomian Amerika (foto: dok).
    Luis Ramirez

    Pentagon bulan ini mengumumkan tidak akan mengirim kapal induk Harry S.Truman ke Teluk Persia. Hal tersebutr mengindikasikan awal masa-masa sulit sebagai dampak pengurangan anggaran federal.

     

    Waktu dari pengurangan besar-besaran ini dianggap kurang tepat.Saat ini sedang berlangsung perubahan kepemimpinan di Pentagon dan Menteri Leon Panetta yang akan segera mengundurkan diri tidak diragukan akan mewariskan masalah anggaran yang sulit kepada penggantinya.

    “Jika pengurangan anggaran ini terjadi, program-program pertahanan akan sangat terganggu dan kesiapsiagaan militer akan sangat berkurang. Kami mulai berupaya mati-matian merencanakan bagaimana beroperasi dalam kondisi seperti itu, tetapi juga jelas sekali, tidak ada pilihan yang memuaskan,” demikian ungkap Leon Panetta.

     

    Latihan tentara dan pemeliharaan pesawat dan kapal tempur akan ditunda atau ditangguhkan. Departemen Pertahanan menghadapi pengurangan terbesar, yaitu sekitar 46 miliar dolar dalam tujuh bulan mendatang. Menurut Panetta, pengurangan itu akan berdampak panjang.

    “Departemen Pertahanan akan merumahkan sebanyak 800.000 pegawai sipil di seluruh negeri selama 22 hari. Gaji mereka mungkin dipangkas 20 persen. Apakah Anda pikir hal ini tidak akan berdampak pada perekonomian kita?” ujarnya lagi.

     

    Pengurangan anggaran ini akan dilakukan dalam kurun waktu 10 tahun, sehingga jumlah keseluruhannya akan mencapai hampir 500 miliar dolar.

     

    Bagi pengganti Panetta, tugasnya adalah memimpin korps militer yang lebih kecil, tetapi dengan ancaman yang meningkat, mulai dari Timur Tengah sampai Afrika dan Korea Utara.


    “Pada dasarnya, ini adalah pembabatan anggaran, setidaknya, sampai Kongres menyelesaikan isu itu. Tidak ada yang tahu bagaimana penyelesaiannya, apakah anggaran akan dikembalikan ke tingkat semula,” kata Anthony Cordesman dari Pusat Kajian Strategis dan Internasional di Washington.

     

    Krisis anggaran ini hanya akan berakhir setelah Kongres dan Gedung Putih mencapai kesepakatan. Sementara itu, kekhawatiran di kalangan para analis keamanan dan pemimpin Pentagon adalah sampai sejauh mana langkah pengurangan anggaran ini akan merugikan pertahanan negara.

    Lihat Juga

    Perusahaan AS, Eropa Sepakat Cegah Ujaran Kebencian lewat Internet

    Beberapa perusahaan media sosial dunia telah berkomitmen untuk mencegah penggunaan media sosial oleh teroris guna menyebarkan kebencian terhadap siapa pun. Selengkapnya

    Moskow Kecam Rencana NATO Perkuat Pertahanan di Eropa Timur dan Baltik

    Seorang utusan Rusia untuk NATO di Brussels menuduh kelompok itu beralih ke metode Perang Dingin. Selengkapnya

    Calon Mahasiswa Kerjakan Ujian Masuk PTN Berbasis Komputer

    Lebih dari 1 juta calon mahasiswa memperebutkan ribuan kursi mahasiswa berbagai universitas negeri di Indonesia. Selengkapnya

    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami