Jumat, 18 April 2014 Waktu UTC: 14:14

Berita / Olahraga

David Beckham akan Terima Penghargaan UEFA

Bintang sepakbola Inggris David Beckham akan menerima penghargaan dari UEFA karena telah memperkuat tim Inggris sebanyak 115 kali dalam pertandingan internasional.

David Beckham akan menerima penghargaan UEFA karena telah bermain 115 kali bagi Inggris (foto: Dok.).
David Beckham akan menerima penghargaan UEFA karena telah bermain 115 kali bagi Inggris (foto: Dok.).
UKURAN HURUF - +
Bintang sepakbola Inggris David Beckham akan diberi penghormatan dalam pertandingan pemanasan terakhir timnas Inggris, di mana mantan kapten timnas itu akan menerima penghargaan UEFA bagi pemain yang telah bertanding lebih dari 100 kali di ajang internasional.
 
Beckham, yang kini berusia 37 tahun dan bermain sebagai pemain tengah klub Los Angeles Galaxy, akan menerima topi dan medali kehormatan pada paruh waktu pertandingan persahabatan tanggal 2 Juni melawan Belgia. Beckham telah bermain 115 kali bagi Inggris, terakhir tahun 2009.
 
Penghargaan yang sama juga akan diberikan kepada penyerang Bobby Charlton, yang sempat membawa Inggris meraih juara Piala Dunia 1996, serta penjaga gawang yang sudah pensiun Peter Shilton. Bobby telah bermain 106 kali dan Peter 125 kali bagi Inggris.
 
Meski tidak pernah meraih gelar dunia apapun bersama timnas Inggris,  Beckham telah tampil sebagai bintang sepakbola Inggris paling sukses.
 
Sementara itu, Komite Olimpiade Internasional (IOC) telah memilih tiga kota sebagai finalis tuan rumah Olimpiade musim panas 2020. Ketiga kota itu adalah Istanbul, Turki; Tokyo, Jepang; dan Madrid, Spanyol, menurut direktur komunikasi IOC Mark Adams hari Rabu.
 
Pengumuman ini menjadi awal masa kampanye 16 bulan bagi ketiga kota agar bisa menarik perhatian IOC, yang akan membuat keputusan akhir pada September 2013 di Buenos Aires, Argentina.
 
Dari ketiga finalis, hanya Tokyo yang pernah menjadi tuan rumah yaitu tahun 1964. Tetapi dengan Korea Selatan menjadi tuan rumah Olimpiade musim dingin 2018, IOC mungkin akan enggan menggelar dua acara berturut-turut di Asia.
 
Ini adalah ketiga kalinya Madrid mengajukan diri, termasuk ketika kalah dari Rio de Janeiro untuk Olimpiade 2016. Tetapi IOC mungkin akan enggan melihat kondisi ekonomi Spanyol.
 
Bagi Istanbul, ini adalah upaya kelima menjadi tuan rumah, tetapi peluangnya mungkin terganggu karena mereka juga mengajukan diri sebagai tuan rumah kompetisi UEFA tahun yang sama.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook