Kamis, 26 Mei 2016 Waktu: 23:25

    Berita / AS

    Hillary Clinton Tinggalkan Rumat Sakit

    Menlu Clinton diperbolehkan meninggalkan rumah sakit Rabu (2/1) di mana ia dirawat selama beberapa hari akibat penyumbatan pembuluh darah di kepalanya.

    Hillary Clinton meninggalkan Rumah Sakit Presbyterian New York didampingi putrinya Chelsea, dan suaminya – mantan presiden Bill Clinton (tidak tampak), Rabu (2/1).
    Hillary Clinton meninggalkan Rumah Sakit Presbyterian New York didampingi putrinya Chelsea, dan suaminya – mantan presiden Bill Clinton (tidak tampak), Rabu (2/1).
    Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton meninggalkan Rumah Sakit Presbyterian New York dengan kendaraan Rabu sore, didampingi suaminya – mantan presiden Bill Clinton, putrinya Chelsea dan beberapa orang lainnya. Mereka kemudian kembali.

    Belum ada pernyataan resmi mengapa ia meninggalkan rumah sakit atau kemana ia pergi.

    Departemen Luar Negeri Amerika Rabu pagi mengatakan Clinton menelepon staf-nya di Washington yang menangani kebijakan luar negeri Amerika selama ia berhalangan.

    Clinton dilarikan ke rumah sakit hari Minggu akibat gumpalan darah di kepalanya akibat gegar otak yang dideritanya pertengahan Desember lalu. Saat ia berada di rumah dan menderita virus sakit perut, Clinton pingsan, terjatuh dan kepalanya terbentur.

    Diplomat berusia 65 tahun itu tidak pernah tampil di depan publik sejak awal bulan Desember lalu.

    Lihat Juga

    Gunung Sinabung Meletus Lagi

    Gunung Sinabung di Sumatra Utara meletus kembali hari Kamis (26/5), dengan menyemburkan abu vulkanik ke angkasa. Selengkapnya

    Deplu AS: Penggunaan Email Pribadi Clinton Langgar Peraturan

    Isu besar yang telah mencemari kampanye kepresidenan Hillary Clinton kembali mencuat setelah sebuah laporan baru pemerintah mengatakan mantan Menlu AS itu melanggar peraturan departemen dengan menggunakan server email pribadinya untuk urusan resmi. Selengkapnya

    DPR AS Loloskan RUU untuk Atasi Diskriminasi LGBT

    Perubahan tersebut menimbulkan protes dari para legislator Demokrat, yang menuduh fraksi Republik mendukung diskriminasi terhadap kalangan LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transgender). Selengkapnya

    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami