Kamis, 31 Juli 2014 Waktu UTC: 19:36

Berita / AS

Calon Menhan AS Terhambat Fraksi Republik di Senat

Fraksi Republik dalam Senat telah menghambat pemungutan suara untuk mengukuhkan Chuck Hagel sebagai Menteri Pertahanan Baru Amerika.

Calon Menteri Pertahanan baru Amerika, Chuck Hagel (Foto: dok).
Calon Menteri Pertahanan baru Amerika, Chuck Hagel (Foto: dok).
Senat kekurangan dua suara hari Kamis (14/2) untuk memenuhi tuntutan fraksi Demokrat guna mengakhiri perdebatan fraksi Republik terkait pencalonan Menteri Pertahanan Baru Amerika dan mengajukannya ke pemungutan suara terakhir.

Senat Amerika akan reses 10 hari dan Hagel terpaksa menunggu setidaknya sampai reses berakhir untuk mengetahui apakah ia akan menjadi pimpinan Pentagon berikutnya.

Presiden Barack Obama menyebut perdebatan fraksi Republik untuk menghambat pencalonan itu tidak pernah terjadi sebelumnya. Ia mengatakan sangat disayangkan bahwa para Senator menggunakan politik seperti ini sementara negara masih berperang di Afghanistan.

Fraksi Republik menahan pencalonan Hagel dan menuntut agar Gedung Putih memberi informasi lebih banyak mengenai serangan tanggal 11 September lalu terhadap konsulat Amerika di Benghazi, Libya. Dutabesar Amerika Christopher Stevens dan tiga warga Amerika lainnya tewas. Gedung Putih mengatakan pemerintah telah memberi Kongres banyak rincian informasi mengenai serangan itu.

Presiden Obama memilih Hagel, seorang bekas Senator dari partai Republik untuk menggantikan menteri pertahanan Leon Panetta yang akan mengundurkan diri.

Namun beberapa Senator Republik menuduh Hagel terlalu mengecam Israel dan terlalu lunak terhadap Iran.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook