Rabu, 26 Nopember 2014 Waktu UTC: 15:01

Berita / Dunia / Afrika

Perancis Marah Setelah Serangan Bom Mobil di Kedutaan Tripoli

Perancis menyatakan kemarahan setelah terjadi serangan terhadap kedutaannya di ibukota Libya, Tripoli hari Selasa (23/4).

Kedutaan Perancis di Libya medapat serangan bom mobil hari Selasa (23/4), meluka 2 orang petugas keamanan.
Kedutaan Perancis di Libya medapat serangan bom mobil hari Selasa (23/4), meluka 2 orang petugas keamanan.
Ledakan terjadi Selasa pagi di kompleks kedutaan Perancis di daerah Hay Andalus, Tripoli, dan mencederai dua satpam dan menyebabkan kerusakan besar.

Menteri Luar Negeri Perancis Laurent Fabius mengatakan serangan itu mungkin bisa saja lebih parah seandainya personil keamanan tidak cepat bertindak.

Fabius juga mengingatkan bahwa serangan itu ditujukan tidak hanya kepada Perancis tetapi juga “kepada semua negara yang berjuang melawan kelompok-kelompok teroris.”

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Catherine Ashton, juga mengutuk serangan itu dan mengatakan para pelaku harus dihukum.

Departemen Luar Negeri Libya menyebut serangan itu insiden “teroris.”

Libya bergelut dengan ketidakstabilan dan kekerasan sejak jatuhnya diktator Moammar Gaddafi pada akhir 2011. Serangan atas konsulat Amerika di Benghazi bulan September lalu menewaskan duta besar Amerika dan tiga warga Amerika lainnya.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: Say Ivsi Rainald dari: Cibubur Jawa Barat
24.04.2013 08:40
aduuh, gak nyaman yah kalo harus tinggal di negara semacam itu, banyak aksi teror dll, apalagi negara semacam Yemen, Suriah, Lebanon dan Palestine yang ceritanya bikin ngeri, Just pray for them.

 

 

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook