Rabu, 19 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 05:04

Berita / Gaya Hidup

Bisnis Sabun Lokal Mulai Diminati di Amerika

Bisnis membuat produk-produk yang tidak dijual di banyak toko besar seperti sabun-sabun kecil untuk anak-anak, serta menjualnya secara lokal kini semakin diminati di Amerika.

Sabun-sabun buatan perusahaan SoapPrizes diminati pelanggannya, yang menjadi semakin tertarik setelah tahu bahwa sabun-sabun itu diproduksi secara lokal (foto: Dok).
Sabun-sabun buatan perusahaan SoapPrizes diminati pelanggannya, yang menjadi semakin tertarik setelah tahu bahwa sabun-sabun itu diproduksi secara lokal (foto: Dok).
UKURAN HURUF - +
Dancing Bear Toys and Gifts di Frederick, negara bagian Maryland, menjual produk-produk yang tidak dijual di banyak toko besar, terutama hasil kerajinan tangan, seperti sabun-sabun kecil untuk anak-anak berbentuk seperti irisan semangka, cupcakes, bebek dan blok-blok bangunan.

Joanna Rizzo dari Dancing Bear mengungkapkan, sabun-sabun buatan perusahaan SoapPrizes diminati pelanggannya, yang menjadi semakin tertarik setelah tahu bahwa sabun-sabun itu diproduksi secara lokal.

"Kami akan selalu memberitahu mereka, produksi sabun-sabun ini dimulai dari seorang gadis mengagumkan bernama Julia," ungkapnya.

Julia Schillaci adalah anak perempuan berusia 7 tahun yang ingin memulai bisnis sendiri. Ia membuat sabun-sabun itu dengan bantuan ibunya. Beth Schillaci mendirikan SoapPrizes bersama putrinya tahun lalu. Pakar pemasaran itu menganggapnya sebagai kesempatan yang mendidik bagi Julia. Juga sebagai proses pembelajaran.

Membuat sabun-sabun batangan dari bahan-bahan yang semuanya alami mengilhami veteran angkatan darat Ken Stopinski, berusia 48 tahun, untuk memulai usaha, Alexandria Soap Works, dua tahun lalu.

Formula Stopinski untuk sabun-sabun buatannya mencakup air, natrium hidroksida dan tiga jenis minyak: kelapa, sawit, dan zaitun. Setelah mencampur semua bahan itu, Stopinski menuangkan campuran itu ke dalam cetakan kayu. Ia lalu memotong balok sabun menjadi 22 batang sabun, dan membiarkan mereka selama dua bulan.

"Kita biarkan supaya airnya menguap. Itu akan membuat batang-batang sabun itu sangat bagus dan keras," paparnya.

Awalnya, Stopinski menghadiahkan sabun-sabun buatannya kepada teman-teman dan kenalan. Merekalah yang mendesaknya agar mencoba menjual sabun-sabun itu.

Dengan gairah yang tercurah untuk produk-produk buatan sendiri, dan strategi untuk berbisnis, pengusaha-pengusaha sabun ini mulai meningkatkan bisnis.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Obama Dikecam Dunia Atas Program Mata-Mata - Liputan Berita VOA, 19 Juni 2013

Seiring pertemuan pemimpin negara-negara G-8 yang kini berlangsung di Irlandia Utara, muncul pembocoran informasi baru terkait program mata-mata yang dilakukan pemerintah Obama, atas metadata email dan panggilan telpon. Program yang dilakukan untuk mencegah aksi terror ini dikecam karena dianggap melanggar hak privasi warga dunia. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA dari Washington DC.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang tentara NATO berjalan dengan kaki palsu menuju helikopter, setelah upacara serah terima keamanan dari pasukan NATO kepada pasukan Afghanistan di luar ibukota Kabul.
  • Seorang anak Bangladesh melemparkan seekor kambing dari sebuah perahu di Sungai Buriganga di Dhaka.
  • Seorang gadis mengatur boneka animasi di sebuah lapangan di Lingen, Jerman timur, menjelang upaya memecahkan rekor baru yang akan dilakukan bersama dengan sekitar 600 murid sekolah.
  • Seorang polisi militer menggunakan semprotan merica ke arah seorang pengunjuk rasa selama demonstrasi soal kondisi ekonomi di Rio de Janeiro, Brazil.
  • PM Shinzo Abe Jepang (kiri belakang) menyentuh tangan Presiden Rusia Vladimir Putin saat mereka berjalan bersama Kanselir Jerman Angela Merkel dalam acara KTT G-8 di resor Lough Erne di Enniskillen, Irlandia Utara.
  • Seorang pria membaca koran di Lapangan Royal Enclosure pada hari pertama menjelang festival balap kuda di kota Ascot, Inggris selatan.
  • Foto udara dari Paris Air Show ke-50, di bandara Le Bourget dekat Paris, Perancis.
  • Para pemain kelompok sirkus Eoloh melakukan latihan yang terbuka untuk media di gedung Nuevo Teatro Alcala di Madrid, Spanyol.
  • Para seniman melakukan atraksi pada festival api tahunan di Kyiv, Ukraina.
Lainnya