Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 15:03

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Bis Meledak di Pakistan, 17 Peziarah Muslim Syiah Tewas

Pejabat-pejabat di Pakistan barat daya mengatakan sebuah ledakan bom telah terjadi terhadap sebuah konvoi bis, menewaskan sedikitnya 17 peziarah Muslim Syiah.

Para petugas mengangkat sisa-sisa jenazah para peziarah Syiah yang terbakar dari dalam bus di Quetta, Pakistan (30/12). Iring-iringan bis para peziarah Syiah ke Iran  menjadi target bom yang diledakkan dari jarak jauh. Dilaporkan 20 orang tewas dan sedikitnya 24 terluka dalam insiden ini.
Para petugas mengangkat sisa-sisa jenazah para peziarah Syiah yang terbakar dari dalam bus di Quetta, Pakistan (30/12). Iring-iringan bis para peziarah Syiah ke Iran menjadi target bom yang diledakkan dari jarak jauh. Dilaporkan 20 orang tewas dan sedikitnya 24 terluka dalam insiden ini.
UKURAN HURUF - +
Penguasa mengatakan sedikitnya 17 peziarah muslim tewas dan 20 lainnya cedera Minggu di distrik Mastung, Baluhistan oleh bom yang diledakkan dari jarak jauh. Satu bis hancur lainnya rusak berat.

Pejabat mengatakan penumpang di bis sedang ziarah ke Iran, sebuah negara yang mayoritas penduduknya Syiah dan merupakan tujuan populer bagi peziarah Syiah.Tak ada fihak yang menyatakan bertanggung jawab.

Baluchistan tempat kelompok-kelompok militan, termasuk faksi-faksi pro Taliban dan separatis Baluchistan yang membrontak dan memperjuangkan otonomi politik serta porsi lebih besar dari keuntungan yang berasal dari sumber-sumber daya alam kawasan itu.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Diaspora Indonesia Selamat dari Tornado - Liputan Berita VOA

Amerika kembali dilanda bencana. Hari Senin kemarin, Amerika, tepatnya dekat Oklahoma city, negara bagian Oklahoma, diserang angin tornado yang menyapu bersih berbagai bangunan yang dilalui. Angin topan yang berkekuatan 320 km per jam itu menyebabkan 24 tewas termasuk termasuk anak-anak, bagaimana dengan warga Indonesia di wilayah itu? Selengkapnya ikuti laporan tim VOA berikut ini.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya