Rabu, 19 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 12:51

Berita / AS

Bantu Serangan Mumbai, Warga AS Divonis 35 Tahun Penjara

Hakim Distrik AS, Harry Leinenweber, menjatuhkan vonis itu terhadap David Coleman Headley hari Kamis (24/1) di pengadilan federal di Chicago.

Sketsa gambar sidang pengadilan: David Coleman Headley, 52 tahun (kiri) dijatuhi hukuman 35 tahun penjara ata perannya dalam serangan Mumbai, Kamis (24/1).
Sketsa gambar sidang pengadilan: David Coleman Headley, 52 tahun (kiri) dijatuhi hukuman 35 tahun penjara ata perannya dalam serangan Mumbai, Kamis (24/1).
UKURAN HURUF - +
Seorang warga Amerika keturunan Pakistan yang mengaku bersalah atas perannya dalam serangan teror di Mumbai, India, tahun 2008, telah dijatuhi hukuman 35 tahun penjara oleh sebuah pengadilan Amerika.

Harry Leinenweber, Hakim Distrik Amerika, menjatuhkan vonis itu terhadap David Coleman Headley hari Kamis di pengadilan federal di Chicago.

Headley seyogyanya dapat dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, tetapi tim jaksa menuntut hukuman lebih ringan, antara 30-35 tahun karena Headley memberi informasi yang menghasilkan pendakwaan terhadap para tersangka lain yang terlibat dengan kelompok teror Pakistan, Lashkar-e-Taiba.

Bulan November 2008, teroris Lashkar menduduki sebuah hotel, sebuah pusat kebudayaan Yahudi dan gedung-gedung lain di Mumbai selama tiga hari. Serangan itu menewaskan 166 orang, termasuk enam warga Amerika.

Headley mengatakan ia dulu mengintai lokasi-lokasi untuk kemungkinan serangan, dan mendapat pelatihan dari dinas intelijen Pakistan. Menurutnya, dia melakukan pengintaian melalui video atas serangan gagal terhadap sebuah kantor suratkabar di Kopenhagen, Denmark, yang telah mempublikasikan kartun-karun yang menggambarkan Nabi Muhammad.

Headley juga mengatakan dia memperoleh senjata dan latihan lain dari Lashkar-e-Taiba, yang menurutnya juga berkoordinasi dengan intelijen Pakistan.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Obama Dikecam Dunia Atas Program Mata-Mata - Liputan Berita VOA

Seiring pertemuan pemimpin negara-negara G8 yang kini berlangsung di Irlandia Utara, muncul pembocoran informasi baru terkait program mata-mata yang dilakukan pemerintah Obama, atas metadata email dan panggilan telpon. Program yang dilakukan untuk mencegah aksi terror ini dikecam karena dianggap melanggar hak privasi warga dunia. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA dari Washington DC.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang tentara NATO berjalan dengan kaki palsu menuju helikopter, setelah upacara serah terima keamanan dari pasukan NATO kepada pasukan Afghanistan di luar ibukota Kabul.
  • Seorang anak Bangladesh melemparkan seekor kambing dari sebuah perahu di Sungai Buriganga di Dhaka.
  • Seorang gadis mengatur boneka animasi di sebuah lapangan di Lingen, Jerman timur, menjelang upaya memecahkan rekor baru yang akan dilakukan bersama dengan sekitar 600 murid sekolah.
  • Seorang polisi militer menggunakan semprotan merica ke arah seorang pengunjuk rasa selama demonstrasi soal kondisi ekonomi di Rio de Janeiro, Brazil.
  • PM Shinzo Abe Jepang (kiri belakang) menyentuh tangan Presiden Rusia Vladimir Putin saat mereka berjalan bersama Kanselir Jerman Angela Merkel dalam acara KTT G-8 di resor Lough Erne di Enniskillen, Irlandia Utara.
  • Seorang pria membaca koran di Lapangan Royal Enclosure pada hari pertama menjelang festival balap kuda di kota Ascot, Inggris selatan.
  • Foto udara dari Paris Air Show ke-50, di bandara Le Bourget dekat Paris, Perancis.
  • Para pemain kelompok sirkus Eoloh melakukan latihan yang terbuka untuk media di gedung Nuevo Teatro Alcala di Madrid, Spanyol.
  • Para seniman melakukan atraksi pada festival api tahunan di Kyiv, Ukraina.
Lainnya