Kamis, 23 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 22:46

Berita / AS

Bank-bank Besar AS Bayar $8,5 Milyar atas Pelanggaran Penyitaan Rumah

Para pengawas Amerika mengatakan mereka menemukan "cacat dan kekurangan yang kritis" dalam cara bank menangani penyitaan rumah yang merugikan pemilik rumah.

Berbagai kasus penyitaan rumah oleh bank-bank besar di Amerika antara tahun 2009-2010 dinilai menyalahi aturan dan merugikan pemilik rumah (foto: dok).
Berbagai kasus penyitaan rumah oleh bank-bank besar di Amerika antara tahun 2009-2010 dinilai menyalahi aturan dan merugikan pemilik rumah (foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Beberapa bank terbesar di Amerika telah sepakat untuk memberi ganti rugi 8,5 milyar dolar kepada para pemilik rumah yang bermasalah, karena bank-bank tersebut berusaha menyita rumah mereka pada puncak krisis keuangan pemerintah.

Ketika jutaan pemilik rumah di Amerika kehilangan pekerjaan mereka tahun 2009 dan 2010, mereka kerap tidak dapat membayar cicilan bulanan rumah, sehingga memicu para pemberi pinjaman untuk mengambilalih properti tersebut. Tetapi dalam proses penyitaan rumah-rumah tersebut, bank-bank kerap mengambil jalan pintas dengan secara otomatis menutup dokumen pinjaman dan berbohong dengan mengklaim mereka telah melakukan pemeriksaan teliti atas pinjaman setiap pemilik rumah.

Sepuluh bank sepakat untuk membayar pelunasan tersebut dengan Bank Sentral Amerika. Diantara kesepuluh bank tersebut adalah bank-bank yang terkenal seperti Bank of America, Citibank, JPMorgan Chase, PNC dan Wells Fargo. Para pengambil kebijakan keuangan kini masih merundingkan ganti rugi dengan empat institusi keuangan lainnya.

Pengambil kebijakan keuangan mengatakan mereka telah mendapati “kelemahan dan kekurangan” dalam cara bank menangani penyitaan tersebut.

Untuk pertama kalinya para pemilik rumah yang terkena dampak pelanggaran tersebut akan menerima ganti rugi. Lebih dari 3,8 juta pemilik rumah yang menghadapi penyitaan pada tahun 2009 dan 2010 akan menerima ganti rugi antara ratusan hingga 125 ribu dolar.
 
Selain itu, 495.000 pemilik rumah yang meminta kasus mereka ditinjau kembali akan menerima ganti rugi yang lebih besar.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Festival Bonsai di Washington DC - Liputan Feature VOA

Seni bonsai yang berasal dari Jepang, kini semakin banyak digemari di Amerika. Ini terlihat dari antusiasme pengunjung yang datang ke acara “Festival Bonsai”. Acara tahunan menyambut musim semi di Washington DC ini, diadakan atas kerjasama beberapa perkumpulan bonsai dan Taman Nasional Arboretum. Seni bonsai tidak hanya cantik dilihat, tapi juga dapat menjadi sumber mata pencaharian, serta menjadi sarana melepas stress dari rutinitas sehari-hari.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang polisi Inggris membawa bunga di dekat lokasi pembunuhan seorang tentara Inggris di Woolwich, London tenggara.
  • Lego terbesar di dunia yang dibuat berdasarkan model pesawat pada film Star Wars, dipajang di Times Square, New York.
  • Orang-orang menarikan tarian "al-Bara" dalam upacara pernikahan massal di Sana'a, Yaman.
  • Pembalap Red Bull Sebastian Vettel dari Jerman tampak pada helm petugas pemadam kebakaran di pit saat sesi latihan di arena balap Monaco.
  • Seorang pria mengumpulkan bunga teratai untuk dijual, di kolam Bindu Sagar di kota Bhubaneswar, India.
  • Kilatan halilintar di atas langit kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, China.
  • Para kadet Tentara Nasional Afghanistan menghadiri upacara wisuda mereka di Pusat Pelatihan Militer di Kabul.
  • Air mancur yang menyala sebagai bagian dari Aquatique International Show, di pelabuhan Darling, kota Sydney, Australia.
  • Seorang pejalan kaki membawa payung berjalan melewati layar raksasa di kota Boston, Massachusetts, AS.
  • Seorang pengunjung berdiri di belakang ilustrasi seekor burung hantu, bagian dari pameran di kota St Petersburg, Rusia.
Lainnya