Rabu, 01 Juni 2016 Waktu: 10:34

    Berita / AS

    Bank-bank Besar AS Bayar $8,5 Milyar atas Pelanggaran Penyitaan Rumah

    Para pengawas Amerika mengatakan mereka menemukan "cacat dan kekurangan yang kritis" dalam cara bank menangani penyitaan rumah yang merugikan pemilik rumah.

    Berbagai kasus penyitaan rumah oleh bank-bank besar di Amerika antara tahun 2009-2010 dinilai menyalahi aturan dan merugikan pemilik rumah (foto: dok).
    Berbagai kasus penyitaan rumah oleh bank-bank besar di Amerika antara tahun 2009-2010 dinilai menyalahi aturan dan merugikan pemilik rumah (foto: dok).
    Beberapa bank terbesar di Amerika telah sepakat untuk memberi ganti rugi 8,5 milyar dolar kepada para pemilik rumah yang bermasalah, karena bank-bank tersebut berusaha menyita rumah mereka pada puncak krisis keuangan pemerintah.

    Ketika jutaan pemilik rumah di Amerika kehilangan pekerjaan mereka tahun 2009 dan 2010, mereka kerap tidak dapat membayar cicilan bulanan rumah, sehingga memicu para pemberi pinjaman untuk mengambilalih properti tersebut. Tetapi dalam proses penyitaan rumah-rumah tersebut, bank-bank kerap mengambil jalan pintas dengan secara otomatis menutup dokumen pinjaman dan berbohong dengan mengklaim mereka telah melakukan pemeriksaan teliti atas pinjaman setiap pemilik rumah.

    Sepuluh bank sepakat untuk membayar pelunasan tersebut dengan Bank Sentral Amerika. Diantara kesepuluh bank tersebut adalah bank-bank yang terkenal seperti Bank of America, Citibank, JPMorgan Chase, PNC dan Wells Fargo. Para pengambil kebijakan keuangan kini masih merundingkan ganti rugi dengan empat institusi keuangan lainnya.

    Pengambil kebijakan keuangan mengatakan mereka telah mendapati “kelemahan dan kekurangan” dalam cara bank menangani penyitaan tersebut.

    Untuk pertama kalinya para pemilik rumah yang terkena dampak pelanggaran tersebut akan menerima ganti rugi. Lebih dari 3,8 juta pemilik rumah yang menghadapi penyitaan pada tahun 2009 dan 2010 akan menerima ganti rugi antara ratusan hingga 125 ribu dolar.
     
    Selain itu, 495.000 pemilik rumah yang meminta kasus mereka ditinjau kembali akan menerima ganti rugi yang lebih besar.

    Lihat Juga

    PBB: Jumlah Korban Tewas di Laut Tengah Naik Drastis Pekan Lalu

    Sekitar 880 migran dan pengungsi dilaporkan tewas ketika berupaya menyeberangi Laut Tengah selama pekan lalu. Selengkapnya

    Trump Kumpulkan $5,6 Juta untuk Kelompok Veteran AS

    Calon presiden Partai Republik Donald Trump mengatakan, sumbangan bernilai 5,6 juta dolar itu bisa bertambah dan “tidak satu dolarpun ” diambil sebagai biaya administratif. Selengkapnya

    Kerry Menuju Paris untuk Mulai Lagi Pembicaraan Timur Tengah

    Ada secercah harapan bagi perdamaian di Timur Tengah, dengan pernyataan Menteri Pertahanan baru Israel, Avigdor Lieberman yang mendukung solusi "dua negara untuk dua bangsa." Selengkapnya

    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami