Kamis, 23 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 19:37

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Pemerintah Bangladesh Perintahkan Penyelidikan Kebakaran Pabrik Garmen

Kebakaran di pabrik Smart Export Garment di ibukota Dhaka hari Sabtu (26/1) terjadi hanya dua bulan setelah kebakaran hebat di sebuah pabrik garmen lainnya menewaskan 112 pekerja.

Pabrik Smart Export Garment di Dhaka, Bangladesh terbakar hari Sabtu (26/1), menewaskan 7 pekerja perempuan.
Pabrik Smart Export Garment di Dhaka, Bangladesh terbakar hari Sabtu (26/1), menewaskan 7 pekerja perempuan.
UKURAN HURUF - +
Pemerintah Bangladesh telah memerintahkan diadakan penyelidikan tentang tuduhan bahwa satu-satunya pintu darurat di sebuah pabrik garmen yang terbakar telah dikunci, sehingga tujuh pekerja perempuan tewas terbakar hari Sabtu (26/1).

Kebakaran di pabrik Smart Export Garment itu terjadi hanya dua bulan setelah kebakaran hebat di sebuah pabrik garmen lainnya menewaskan 112 pekerja, kebanyakan perempuan. Pintu-pintu darurat dalam pabrik itu juga kedapatan terkunci sehingga para pekerja tidak bisa keluar gedung.

Kira-kira 4.000 pabrik garmen beroperasi di Bangladesh, membuat pakaian jadi dengan merek-merek internasional. Penjualan garmen buatan Bangladesh itu mendatangkan kira-kira 20 milyar dolar per tahun, atau sekitar 80 persen pendapatan dari seluruh ekspor negara itu.

Kondisi kerja di pabrik-pabrik garmen itu biasanya sangat buruk dan sejak tahun 2006 sedikitnya 500 orang tewas karena kecelakaan atau kebakaran. Para aktivis HAM mengatakan, pemilik pabrik jarang yang diusut karena buruknya sistem keamanan di tempat kerja mereka.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Festival Bonsai di Washington DC - Liputan Feature VOA

Seni bonsai yang berasal dari Jepang, kini semakin banyak digemari di Amerika. Ini terlihat dari antusiasme pengunjung yang datang ke acara “Festival Bonsai”. Acara tahunan menyambut musim semi di Washington DC ini, diadakan atas kerjasama beberapa perkumpulan bonsai dan Taman Nasional Arboretum. Seni bonsai tidak hanya cantik dilihat, tapi juga dapat menjadi sumber mata pencaharian, serta menjadi sarana melepas stress dari rutinitas sehari-hari.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang polisi Inggris membawa bunga di dekat lokasi pembunuhan seorang tentara Inggris di Woolwich, London tenggara.
  • Lego terbesar di dunia yang dibuat berdasarkan model pesawat pada film Star Wars, dipajang di Times Square, New York.
  • Orang-orang menarikan tarian "al-Bara" dalam upacara pernikahan massal di Sana'a, Yaman.
  • Pembalap Red Bull Sebastian Vettel dari Jerman tampak pada helm petugas pemadam kebakaran di pit saat sesi latihan di arena balap Monaco.
  • Seorang pria mengumpulkan bunga teratai untuk dijual, di kolam Bindu Sagar di kota Bhubaneswar, India.
  • Kilatan halilintar di atas langit kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, China.
  • Para kadet Tentara Nasional Afghanistan menghadiri upacara wisuda mereka di Pusat Pelatihan Militer di Kabul.
  • Air mancur yang menyala sebagai bagian dari Aquatique International Show, di pelabuhan Darling, kota Sydney, Australia.
  • Seorang pejalan kaki membawa payung berjalan melewati layar raksasa di kota Boston, Massachusetts, AS.
  • Seorang pengunjung berdiri di belakang ilustrasi seekor burung hantu, bagian dari pameran di kota St Petersburg, Rusia.
Lainnya