Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 01:16

Berita / Iptek / Teknologi

Banyak Masalah, Badan Penerbangan AS Evaluasi Pesawat Boeing 787

Badan Penerbangan Federal AS (FAA) mengumumkan akan melakukan evaluasi atas pesawat Boeing terbaru, Boeing 787 Dreamliner setelah ditemukannya serangkaian masalah teknis.

Badan Penerbangan Federal Amerika (FAA) akan melakukan evaluasi terhadap pesawat Boeing 787 'Dreamliner' yang mengalami masalah teknis, termasuk yang terjadi di bandara Narita, Tokyo (10/1).
Badan Penerbangan Federal Amerika (FAA) akan melakukan evaluasi terhadap pesawat Boeing 787 'Dreamliner' yang mengalami masalah teknis, termasuk yang terjadi di bandara Narita, Tokyo (10/1).

Multimedia

UKURAN HURUF - +
Regulator Amerika sedang mengevaluasi kembali “Dreamliner,” Boeing 787 baru setelah serangkaian masalah teknis, termasuk terbakarnya baterai kecil di pesawat sesaat setelah mendarat di Boston.

Juga ada keprihatinan tentang kaca depan yang retak dan beberapa kebocoran, tetapi pemerintah dan pejabat perusahaan mengatakan pesawat tersebut aman bagi penumpang.

Namun demikian, Menteri Transportasi AS Ray LaHood mengatakan akan dilakukan "kajian komprehensif" terhadap desain dan produksi berbagai sistem kritis pesawat itu untuk memastikan agar masalah-masalah ini tidak terulang.

Presiden Grup Pesawat Komersial Boeing, Ray Conner, mengatakan 150 pesawat Boeing 787 beroperasi setiap hari dan pesawat-pesawat itu telah terbang 50.000 jam dan mengangkut lebih dari satu juta penumpang.

Conner mengatakan pesawat Boeing 787 ini mengalami masalah sama yang dihadapi semua pesawat baru.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

Video & Foto Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Usher-Justin Bieber dan Konser The Rolling Stones - VOA untuk Insert

Setelah menggelar konsernya di London dan Paris akhir tahun lalu, kelompok band kawakan "The Rolling Stones" mulai menggelar konsernya di 17 tempat di Amerika. Dalam episode kali ini, Vina Mubtadi juga mengajak pemirsa untuk menyimak kabar gugatan sebesar $10 Juta kepada Usher dan Justin Bieber atas tuduhan menjiplak lagu "Somebody To Love" ciptaan Devin Copeland dan Mareio Overton.
 Aktivitas di Facebook