Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 14:49

Berita / AS

Badan Pemeringkat Kredit Peringatkan Pemerintah AS

Lembaga Fitch memperingatkan Washington bahwa penundaan penyelesaian soal pagu utang pemerintah Amerika akan mendorong Fitch meninjau kembali peringkat kredit AS.

Badan Pemeringkat Kredit 'Fitch' mendesak Kongres AS segera meningkatkan pagu utang untuk menghindari risiko penurunan peringkat kredit AS (foto: dok).
Badan Pemeringkat Kredit 'Fitch' mendesak Kongres AS segera meningkatkan pagu utang untuk menghindari risiko penurunan peringkat kredit AS (foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Badan pemeringkat kredit terkemuka Fitch memperingatkan Washington bahwa penundaan penyelesaian perselisihan mengenai utang pemerintah akan mendorong “peninjauan kembali” terhadap peringkat kredit Amerika.

Fitch menyatakan berharap Kongres akan meningkatkan “pagu utang”, untuk membuat risiko kegagalan Amerika membayar utang “sangat rendah.”

Pada Agustus 2011, pertengkaran politik di Kongres mengenai peningkatan pagu utang telah mendorong badan pemeringkat kredit lainnya, S&P, untuk menurunkan peringkat Amerika satu tingkat dari posisi top sebelumnya.

Fitch menjelaskan bahwa pihaknya akan mempertimbangkan penurunan peringkat jika langkah Kongres terhambat oleh pertengkaran baru. Fitch menyebut pagu utang sebagai suatu mekanisme yang “tidak efektif dan berpotensi membahayakan” dalam mengendalikan belanja pemerintah.

Departemen Keuangan menyatakan Amerika telah melampaui pagu utang yang sesuai undang-undang, tetapi dapat menggunakan langkah-langkah “luar biasa” untuk menghindari kehabisan dana hingga akhir Februari.

Laporan ekonomi lainnya kebanyakan bersifat positif. Departemen Perdagangan menyatakan penjualan ritel Amerika naik setengah persen pada bulan Desember, lebih banyak daripada yang diperkirakan semula. Para ekonom mencermati penjualan ritel dengan seksama karena permintaan konsumen menggerakkan sebagian besar kegiatan ekonomi Amerika.

Survei oleh organisasi Gallup memperlihatkan kecemasan rakyat Amerika semakin berkurang mengenai ekonomi pada pekan lalu, tetapi mereka masih mencemaskan isu-isu keuangan.

Pengukuran inflasi secara terpisah pada tingkat grosir menunjukkan harga-harga turun sedikit untuk bulan ke-tiga berturut-turut. Inflasi yang relatif terkendali menunjukkan bank sentral Amerika dapat melanjutkan upaya-upaya untuk merangsang perekonomian dengan mempertahankan suku bunga pada tingkat sangat rendah. Jika inflasi naik tajam, bank sentral kemungkinan akan menaikkan suku bunga untuk mendinginkan ekonomi.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Diaspora Indonesia Selamat dari Tornado - Liputan Berita VOA

Amerika kembali dilanda bencana. Hari Senin kemarin, Amerika, tepatnya dekat Oklahoma city, negara bagian Oklahoma, diserang angin tornado yang menyapu bersih berbagai bangunan yang dilalui. Angin topan yang berkekuatan 320 km per jam itu menyebabkan 24 tewas termasuk termasuk anak-anak, bagaimana dengan warga Indonesia di wilayah itu? Selengkapnya ikuti laporan tim VOA berikut ini.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya