Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 21:10

Berita / AS

AS Ungkap Kriteria Hukuman Bagi Warga yang Terlibat Terorisme

Sebagian anggota Kongres AS, para pakar hukum dan kaum pembela kebebasan sipil mengecam kebijakan Pemerintah yang dinilai sebagai menjatuhkan hukuman mati terhadap warga AS tanpa peradilan yang adil.

Sebagian anggota Kongres AS, para pakar hukum dan kaum pembela kebebasan sipil mengecam kebijakan Pemerintah terkait serangan pesawat tak-berawak bagi warga AS yang terlibat terorisme (Foto: dok).
Sebagian anggota Kongres AS, para pakar hukum dan kaum pembela kebebasan sipil mengecam kebijakan Pemerintah terkait serangan pesawat tak-berawak bagi warga AS yang terlibat terorisme (Foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Seorang pejabat tinggi pemerintah Amerika mengatakan Presiden Barack Obama telah memerintahkan Departemen kehakiman menyerahkan dokumen hukum rahasia yang membenarkan serangan pesawat tak-berawak terhadap warga Amerika di luar negeri yang dicurigai terlibat dalam terorisme.

Pejabat itu mengatakan dokumen tersebut akan diserahkan kepada dua komisi intelijen Kongres.

Sebelas orang Senator Amerika sebelumnya menuntut untuk melihat pendapat hukum itu setelah memo Departemen Kehakiman yang bocor hari Selasa (5/2) memperluas alasan menyerang tersangka teroris.

Pemerintah sebelumnya membenarkan serangan demikian kalau serangan teroris diyakini bakal terjadi. Tetapi, memo yang dibocorkan itu mengatakan seorang warga Amerika mungkin juga dapat dijadikan sasaran pembunuhan kalau tersangkut dalam rencana teror yang sedang berjalan, dan kalau para pejabat menentukan bahwa menangkap tersangka tidak memungkinkan.

Sebagian anggota Kongres Amerika, para pakar hukum dan kaum pembela kebebasan sipil  mengecam kebijakan itu sebagai menjatuhkan hukuman mati terhadap warga Amerika tanpa peradilan yang adil.

Pemerintahan Obama telah membela kebijakan itu sejak dua serangan terpisah oleh pesawat tak-berawak menewaskan tiga orang warga Amerika di Yaman tahun 2011.

Para Senator diperkirakan akan menanyai John Brennan, pilihan Presiden Obama untuk memimpin CIA, mengenai kebijakan pesawat tak berawak dalam sidang pengukuhan hari ini.

Brennan saat ini penasehat kontra-terorisme Obama dan pendukung kuat kebijakan anti-teror pemerintah. Ia mengatakan cara pasukan Amerika menggunakan pesawat tak berawak di luar negeri adalah legal, ethis dan sangat ampuh. Presiden Obama telah mengatakan prestasi kontra-terosime Brennan telah mempersulit al-Qaida merencanakan serangan terhadap Amerika Serikat.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Google Glass Picu Kontroversi - VOA untuk Dunia Tekno

Tak ada yang menandingi kecanggihan kacamata Google, yang menghadirkan fungsi ponsel pintar langsung di depan mata Anda. Google Glass, nama kacamata baru Google tersebut, memang belum tersedia luas, tapi sudah menimbulkan berbagai isu seputar etika dan hak privasi. Selengkapnya berikut liputan reporter VOA Ade Astuti.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya