Selasa, 18 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 19:31

Berita / Gaya Hidup / Kesehatan

AS Uji Coba Vaksin Demam Berdarah pada Manusia

Uji coba vaksin demam berdarah pada manusia baru saja selesai, dan senyawa eksperimental itu menjanjikan perlindungan dari penyakit yang ditularkan nyamuk dan menimpa jutaan orang di dunia.

Menurut Anthony Fauci, Direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional menjelaskan mengenai uji coba vaksin demam berdarah (foto: dok).
Menurut Anthony Fauci, Direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional menjelaskan mengenai uji coba vaksin demam berdarah (foto: dok).

Berita Terkait

UKURAN HURUF - +
Jessica Berman
Demam berdarah, yang disebarkan lewat gigitan nyamuk Aedes, disebabkan oleh empat virus yang berbeda namun berhubungan, sehingga menyulitkan pengembangan vaksin, demikian menurut Anthony Fauci, Direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional.
Ia memaparkan, "Masalah vaksin demam berdarah berbeda dengan virus lain di mana jika orang tertular oleh satu virus dan divaksinasi dengan satu vaksin orang terlindungi setelah sembuh. Sedangkan demam berdarah, karena ada empat jenis, perlu ada vaksin untuk melindungi orang dari keempatnya, karena jika orang hanya dilindungi dari satu atau dua jenis virus, orang masih rentan terhadap satu atau yang lain dari tiga atau empat virus."

Uji coba yang didanai pemerintah Amerika itu berskala kecil, melibatkan 112 pria dan wanita sehat berusia antara 18 sampai 50 tahun. Tujuannya adalah untuk melihat apakah vaksin percobaan, yang terbuat dari virus hidup tapi lemah itu, aman dan merangsang respon antibodi terhadap keempat jenis demam berdarah.

Tim peneliti di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Johns Hopkins di Baltimore, Maryland, memformulasikan empat vaksin kombinasi yang berbeda, dan menguji vaksin secara terpisah pada masing-masing empat kelompok yang terdiri dari 20 peserta. Semua vaksin demam berdarah itu menghasilkan respon antibodi. Tapi satu senyawa eksperimental, yang disebut TV003, menimbulkan respon kebal terhadap empat virus demam berdarah pada 45 persen peserta. Sementara respon kebal terhadap tiga virus terlihat pada sekitar 90 persen peserta.
 
Menurut Fauci, vaksin kombinasi itu aman, hanya menghasilkan ruam samar-samar pada sekitar 60 persen peserta. "Saya cukup optimistis kita akan memiliki vaksin setelah satu periode. Tapi sekali lagi, ini adalah tahap sangat awal, baru percobaan Tahap Satu," ujarnya.
 
Vaksin percobaan untuk demam berdarah ini akan menjalani lebih banyak lagi pengujian keamanan dan efektivitas dalam percobaan Tahap 2 dan Tahap 3. Para peneliti ingin melihat seberapa baik respon kekebalan terhadap empat virus demam berdarah di Brazil dan Thailand, di mana penyakit yang ditularkan nyamuk itu endemik.

Antara 50 sampai 100 juta orang di negara-negara berkembang menderita demam berdarah setiap tahunnya. Para ahli mengatakan biaya produksi vaksin itu sebaiknya kurang dari satu dolar dollar per dosis, sehingga dapat dijangkau oleh negara-negara berkembang yang paling merasakan dampak penyakit tersebut.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Teknologi Penentu Gol - VOA Sports

Pada babak perempat final Piala Dunia 2010, tayangan ulang memperlihatkan pemain tim nasional Inggris, Frank Lampard mencetak gol, yang ternyata malah dianulir, karena wasit dan hakim garis tidak melihat bola mengenai garis gawang. Peristiwa ini mendesak FIFA, untuk terus menguji coba penggunaan “Teknologi Penentu Goal” yang akan digunakan untuk pertama kalinya, pada pertandingan piala konfederasi di Brazil, pertengahan Juni ini. Ikuti selengkapnya bersama Rafki Hidayat dari VOA Washington DC.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang anak laki-laki melompat dari platform setinggi 10 meter di sebuah kolam renang di kota Tirol, Australia.
  • Seorang polisi wanita mengarahkan lalu lintas di tengah jalan di Pyongyang, Korea Utara.
  • Seorang wanita melempar garam dan cabe ke arah polisi yang memblokir jalan selama protes sengketa tanah di Phnom Penh, Kamboja.
  • Awan gelap tampak menyelimuti kota Paris, Perancis, menjelang terjadinya hujan badai.
  • Kabut menutupi kota Singapura yang diperparah dengan tingginya indeks standar polutan (PSI) pada pukul 4 sore waktu setempat.
  • Polisi anti huru-hara menembakkan gas air mata untuk membubarkan demonstran mahasiswa yang memprotes rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM di Makassar, Sulawesi Selatan.
  • Sebuah pesawat Boeing 737 milik maskapai Qantas, Australia terbang melalui pelangi di atas kota Sydney, Australia..
  • Para pemain Italia bersantai di Samudera Atlantik menjelang pertandingan sepak bola Piala Konfederasi di Rio de Janeiro, Brazil.
  • Seorang karyawan berpose dengan patung yang dibuat dari perunggu dan gading berjudul 'Tanara' karya Chiparus Demetre yang dipajang di rumah lelang Bonhams di London.
  • Pemandangan planet Bumi yang terlihat dari ruangan Cupola (kubah) pada Stasiun Antariksa Internasional (ISS) yang berada sekitar 300 kilometer di atas Bumi.
  • Ratu Inggris Elizabeth II dan anggota keluarga kerajaan meninggalkan Kapel St George setelah menghadiri Upacara tahunan di kastil Windsor, Inggris.
  • Arus sungai bergerak cepat menerpa sebuah patung Hindu selama hujan deras dan air pasang di kota Rishikesh, negara bagian Uttrakhand, India.
  • Puteri dari negara bagian Connecticut, AS Erin Brady bereaksi saat ia dimahkotai oleh Miss USA 2012 Nana Meriwether dan terpilih menjadi Miss USA 2013 di Planet Hollywood Resort and Casino di Las Vegas, Nevada.
  • Petugas pemadam kebakaran kota Bern mengumpulkan koloni lebah madu dari sebuah jendela rumah yang terbakar, dengan memakai pakaian pelindung dari sengatan lebah. Segerombolan lebah akan diberikan kepada peternak lebah lokal.
  • Sebuah kereta api bergerak melalui rel kereta yang tegenang banjir setelah hujan lebat di kota Mumbai, India.
Lainnya