Jumat, 24 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 09:21

Berita / Dunia / Asia Pasifik

AS, Tiongkok Sepakat Perketat Sanksi terhadap Korut

Kedua negara mencapai persetujuan untuk memperketat sanksi internasional terhadap Korea Utara atas peluncuran roketnya bulan Desember lalu.

AS dan Tiongkok akan memperketat sanksi terhadap Korea Utara atas peluncuran roketnya tanggal 12 Desember 2012 lalu (foto: dok).
AS dan Tiongkok akan memperketat sanksi terhadap Korea Utara atas peluncuran roketnya tanggal 12 Desember 2012 lalu (foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Para diplomat di PBB mengatakan Amerika Serikat telah mencapai persetujuan dengan Tiongkok untuk memperketat sanksi internasional terhadap Korea Utara atas peluncuran roketnya bulan Desember.

Para diplomat mengatakan Amerika Serikat telah mengedarkan rancangan resolusi kepada ke-15 anggota Dewan Keamanan PBB.  Dewan mungkin akan melakukan pemungutan suara  sedini hari Selasa untuk menghukum Korea Utara atas peluncuran tersebut.

Mereka mengatakan resolusi itu akan mengutuk  peluncuran tersebut dan memperluas sanksi yang sudah berlaku.  Tetapi, tidak jelas apakah Dewan Keamanan akan menambah saksi baru – satu langkah yang Tiongkok, satu-satunya sekutu besar Pyongyang, telah enggan menerimanya.

Washington telah mengusahakan agar Beijing menerima rancangan yang kuat setelah peluncuran roket tersebut, yang dikutuk luas sebagai percobaan misil yang tersamar dan dilarang berdasarkan sanksi PBB.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Kebijakan Drone - Liputan Berita VOA

Presiden Amerika Barack Obama memaparkan stategi pemerintahannya menanggulangi ancaman terorisme internasional. Isu utama yang dijabarkan dalam pidato ini adalah penggunaan pesawat tidak berawak atau drone yang masih menurut analis berandil mencegah aksi terorisme meski juga dikritik banyak pihak. Selengkapnya dilaporkan Nova Poerwadi dan tim VOA dari Washington, D.C.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang polisi Inggris membawa bunga di dekat lokasi pembunuhan seorang tentara Inggris di Woolwich, London tenggara.
  • Lego terbesar di dunia yang dibuat berdasarkan model pesawat pada film Star Wars, dipajang di Times Square, New York.
  • Orang-orang menarikan tarian "al-Bara" dalam upacara pernikahan massal di Sana'a, Yaman.
  • Pembalap Red Bull Sebastian Vettel dari Jerman tampak pada helm petugas pemadam kebakaran di pit saat sesi latihan di arena balap Monaco.
  • Seorang pria mengumpulkan bunga teratai untuk dijual, di kolam Bindu Sagar di kota Bhubaneswar, India.
  • Kilatan halilintar di atas langit kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, China.
  • Para kadet Tentara Nasional Afghanistan menghadiri upacara wisuda mereka di Pusat Pelatihan Militer di Kabul.
  • Air mancur yang menyala sebagai bagian dari Aquatique International Show, di pelabuhan Darling, kota Sydney, Australia.
  • Seorang pejalan kaki membawa payung berjalan melewati layar raksasa di kota Boston, Massachusetts, AS.
  • Seorang pengunjung berdiri di belakang ilustrasi seekor burung hantu, bagian dari pameran di kota St Petersburg, Rusia.
Lainnya