Kamis, 26 Mei 2016 Waktu: 15:36

    Berita / AS

    AS Sediakan Bantuan Tambahan Senilai 30 Juta Dolar untuk Korban Konflik Suriah

    Amerika akan menyediakan bantuan kemanusiaan tambahan senilai 30 juta dolar bagi mereka yang menderita akibat konflik Suriah, Rabu (14/11).

    Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton (Foto: dok). Menlu Clinton mengumumkan akan memberikan dana bantuan tambahan bagi korban konflik Suriah, Rabu (14/11).
    Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton (Foto: dok). Menlu Clinton mengumumkan akan memberikan dana bantuan tambahan bagi korban konflik Suriah, Rabu (14/11).
    Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton mengumumkan akan menyediakan dana bantuan tambahan senilai 30 juta dolar untuk Suriah di Australia, Rabu (14/11), dalam kesempatan kunjungan ke sekutu Amerika untuk pertemuan keamanan tahunan. Menlu Clinton mengatakan, bantuan itu akan membantu menyediakan makanan bagi orang-orang yang kelaparan di Suriah dan para pengungsi Suriah di Turki, Lebanon, Yordania dan Irak.

    Ia juga mendesak oposisi Suriah untuk mewujudkan komitmen yang dibuatnya baru-baru ini di Doha dan mulai menerapkannya di lapangan.

    Sementara itu, Menteri Luar Negeri Jepang mengumumkan Jepang akan menggelar pertemuan kelima Sahabat Suriah tanggal 30 November di Tokyo. 

    Selasa, Presiden Perancis Francois Hollande mengatakan Perancis mengakui koalisi oposisi Suriah yang baru terbentuk dan kemungkinan akan mempertimbangkan untuk mempersenjatai para pemberontak. Perancis merupakan negara Eropa pertama yang mengakui keberadaan koalisi baru tersebut. Dewan Kerjasama Teluk yang beranggotakan enam negara mengakui kelompok pemberontak itu Senin lalu.

    Lihat Juga

    Rusia Tuduh Turki Beri ISIS Komponen Bom Rakitan

    Perusahaan Turki memasok tepung aluminium, amonium nitrat, hidrogen peroksida serta barang lain yang diproduksi oleh Turki dan perusahaan asing kepada ISIS. Selengkapnya

    Utusan PBB: Penduduk Palestina di Gaza Semakin Putus Asa

    Peningkatan terbesar kekerasan di Gaza sejak tahun 2014 terjadi bulan Mei, dan kekerasan itu mengancam gencatan senjata sekarang. Selengkapnya

    Politisi Australia Kaitkan Sengketa Perdagangan dengan Pencari Suaka

    Kedutaan Besar Indonesia membantah ada kaitan antara perdagangan daging sapi dan isu pencari suaka. Selengkapnya

    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami