Selasa, 21 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 13:58

Berita / AS

AS Sediakan Bantuan Tambahan Senilai 30 Juta Dolar untuk Korban Konflik Suriah

Amerika akan menyediakan bantuan kemanusiaan tambahan senilai 30 juta dolar bagi mereka yang menderita akibat konflik Suriah, Rabu (14/11).

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton (Foto: dok). Menlu Clinton mengumumkan akan memberikan dana bantuan tambahan bagi korban konflik Suriah, Rabu (14/11).
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton (Foto: dok). Menlu Clinton mengumumkan akan memberikan dana bantuan tambahan bagi korban konflik Suriah, Rabu (14/11).
UKURAN HURUF - +
Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton mengumumkan akan menyediakan dana bantuan tambahan senilai 30 juta dolar untuk Suriah di Australia, Rabu (14/11), dalam kesempatan kunjungan ke sekutu Amerika untuk pertemuan keamanan tahunan. Menlu Clinton mengatakan, bantuan itu akan membantu menyediakan makanan bagi orang-orang yang kelaparan di Suriah dan para pengungsi Suriah di Turki, Lebanon, Yordania dan Irak.

Ia juga mendesak oposisi Suriah untuk mewujudkan komitmen yang dibuatnya baru-baru ini di Doha dan mulai menerapkannya di lapangan.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Jepang mengumumkan Jepang akan menggelar pertemuan kelima Sahabat Suriah tanggal 30 November di Tokyo. 

Selasa, Presiden Perancis Francois Hollande mengatakan Perancis mengakui koalisi oposisi Suriah yang baru terbentuk dan kemungkinan akan mempertimbangkan untuk mempersenjatai para pemberontak. Perancis merupakan negara Eropa pertama yang mengakui keberadaan koalisi baru tersebut. Dewan Kerjasama Teluk yang beranggotakan enam negara mengakui kelompok pemberontak itu Senin lalu.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Respon AS terhadap Konflik Rohingya - Liputan Berita VOA

Seperti di tanah air, aksi kekerasan terhadap Muslim Rohingya juga mendapat perhatian dari pemerintah maupun sebagian rakyat Amerika Serikat. Presiden Barack Obama meminta pemerintah Burma yang juga dikenal sebagai Myanmar serius merespon serangan dan relokasi paksa warga Rohingya. Amerika berharap berbagai konflik etnis di negara yang baru berdemokrasi tersebut bisa segera diatasi. Selengkapnya dilaporkan Nova Poerwadi dan tim VOA dari Washington, D.C
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang wanita mempersiapkan upacara tradisional Gwan-Rye di Seoul, Korea Selatan. Upacara ini diadakan bagi anak laki-laki dan perempuan yang menginjak usia 20 tahun, sebagai individu yang independen.
  • Sebuah balon udara jatuh ke tanah setelah bertabrakan dengan yang lain selama perjalanan di Cappadocia, Turki. Dua wisatawan Brazil tewas dan 23 orang lainnya terluka akibat tabrakan dua balon udara tersebut.
  • Perempuan dan anak-anak antri untuk mengambil air dari keran di sebuah kamp bagi para pengungsi di kota al-Mazraq, provinsi Hajja, Yaman barat laut.
  • Badai tornado (puting beliung) hampir menyentuh tanah di dekat South Haven, di negara bagian Kansas, AS.
  • Para fotografer bekerja selama sesi pemotretan untuk film "Blood Ties" di Festival Film Cannes ke-66 di Cannes, Prancis.
  • Seorang wanita mengenakan gaun dari bunga segar yang dirancang oleh desainer Zita Elze, berpose untuk difoto di sebuah taman pada pameran bunga Chelsea, di London, Inggris.
  • Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un (tengah) dan isterinya Ri Sol-ju saat berkunjung ke kamp anak-anak 'Pyongyang Myohyangsan' yang terletak di kaki Gunung Myohyang di Provinsi Phyongan Utara (foto courtesy: KCNA).
  • Pekerja mendorong sebuah rakit bambu besar, sementara yang lain mencoba membongkar bagian-bagian rakit bambu itu di Sittwe, negara bagian Rakhine, Burma.
  • Para pebalap sepeda naik tanjakan dalam etape ke-15 sepanjang 146 km, lomba balap sepeda Giro d'Italia di perbatasan Italia-Perancis.
  • Para anggota kelompok Castellers "Vila de Gracia" mulai membentuk menara manusia yang disebut "castell" di lingkungan Barcelona Gracia, di Catalonia, Spanyol.
Lainnya