Kamis, 17 April 2014 Waktu UTC: 21:23

Berita / AS

AS Pertimbangkan Tambahan Bantuan Non-Senjata untuk Suriah

Para pejabat Amerika telah menentang pengiriman bantuan militer untuk Suriah, karena khawatir senjata itu dapat jatuh ke tangan kelompok radikal.

Bendera oposisi Suriah dikibarkan di kemah penampungan pengungsi Al Zaatri di Mafraq, dekat perbatasan Suriah (Foto: dok). AS tengah mempertimbangkan untuk memberikan tambahan bantuan non-senjata untuk Suriah.
Bendera oposisi Suriah dikibarkan di kemah penampungan pengungsi Al Zaatri di Mafraq, dekat perbatasan Suriah (Foto: dok). AS tengah mempertimbangkan untuk memberikan tambahan bantuan non-senjata untuk Suriah.
UKURAN HURUF - +
Amerika Serikat tengah mempertimbangkan akan memberikan tambahan bantuan non-senjata kepada oposisi Suriah. Para pejabat Amerika dan Eropa mengatakan Gedung Putih masih mempertimbangkan kebijakan baru tersebut, sementara Menteri Luar Negeri John Kerry meneruskan lawatannya ke luar negeri menemui para pemimpin di Eropa dan Timur Tengah.

Amerika Serikat sejauh ini telah memberikan bantuan berupa peralatan komunikasi kepada para pemberontak yang menentang Presiden Suriah Bashar al-Assad. Para pejabat telah menentang pengiriman bantuan militer, karena khawatir senjata itu dapat jatuh ke tangan kelompok radikal.

Para menteri luar negeri Uni Eropa sepakat pekan lalu untuk memperpanjang embargo senjata terhadap Suriah, tetapi membuka pintu penyediaan lebih banyak bantuan non-senjata untuk melindungi kaum sipil.

Menteri Luar Negeri Kerry akan bertemu dengan para anggota oposisi pekan ini dalam konferensi kelompok Sahabat Suriah di Roma.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook