Rabu, 01 Juni 2016 Waktu: 14:22

    Berita / AS

    AS Pertimbangkan Tambahan Bantuan Non-Senjata untuk Suriah

    Para pejabat Amerika telah menentang pengiriman bantuan militer untuk Suriah, karena khawatir senjata itu dapat jatuh ke tangan kelompok radikal.

    Bendera oposisi Suriah dikibarkan di kemah penampungan pengungsi Al Zaatri di Mafraq, dekat perbatasan Suriah (Foto: dok). AS tengah mempertimbangkan untuk memberikan tambahan bantuan non-senjata untuk Suriah.
    Bendera oposisi Suriah dikibarkan di kemah penampungan pengungsi Al Zaatri di Mafraq, dekat perbatasan Suriah (Foto: dok). AS tengah mempertimbangkan untuk memberikan tambahan bantuan non-senjata untuk Suriah.
    Amerika Serikat tengah mempertimbangkan akan memberikan tambahan bantuan non-senjata kepada oposisi Suriah. Para pejabat Amerika dan Eropa mengatakan Gedung Putih masih mempertimbangkan kebijakan baru tersebut, sementara Menteri Luar Negeri John Kerry meneruskan lawatannya ke luar negeri menemui para pemimpin di Eropa dan Timur Tengah.

    Amerika Serikat sejauh ini telah memberikan bantuan berupa peralatan komunikasi kepada para pemberontak yang menentang Presiden Suriah Bashar al-Assad. Para pejabat telah menentang pengiriman bantuan militer, karena khawatir senjata itu dapat jatuh ke tangan kelompok radikal.

    Para menteri luar negeri Uni Eropa sepakat pekan lalu untuk memperpanjang embargo senjata terhadap Suriah, tetapi membuka pintu penyediaan lebih banyak bantuan non-senjata untuk melindungi kaum sipil.

    Menteri Luar Negeri Kerry akan bertemu dengan para anggota oposisi pekan ini dalam konferensi kelompok Sahabat Suriah di Roma.

    Lihat Juga

    Ribuan Warga Peru Berdemo Menentang Capres Fujimori

    Keiko Fujimori menyangkal kecaman terhadapnya dengan bersumpah tidak akan menghidupkan kembali gaya pemerintahan garis keras seperti ayahnya. Selengkapnya

    Perbudakan Modern Meningkat, Capai Lebih Dari 45 Juta Orang

    Persentase perbudakan tertinggi terdapat di Korea Utara, namun jumlah tertinggi warga yang hidup dalam kondisi perbudakan ada di India, sebanyak 18,35 juta orang. Selengkapnya

    PBB: Jumlah Korban Tewas di Laut Tengah Naik Drastis Pekan Lalu

    Sekitar 880 migran dan pengungsi dilaporkan tewas ketika berupaya menyeberangi Laut Tengah selama pekan lalu. Selengkapnya

    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami