Senin, 30 Mei 2016 Waktu: 21:28

    Berita / AS

    AS: Deklarasi HAM ASEAN Tidak Penuhi Standar Internasional

    Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan hari Selasa (22/11) keprihatinan mereka yang mendalam terkait deklarasi HAM ASEAN karena dianggap berpotensi mengikis prinsip-prinsip Deklarasi HAM Universal (UDHR) PBB.

    Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Victoria Nuland, menyatakan keprihatinan mendalam terkait deklarasi HAM ASEAN yang dianggap berpotensi mengikis nilai-nilai dalam Deklarasi Ham Universal (UDHR) PBB.
    Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Victoria Nuland, menyatakan keprihatinan mendalam terkait deklarasi HAM ASEAN yang dianggap berpotensi mengikis nilai-nilai dalam Deklarasi Ham Universal (UDHR) PBB.
    Amerika Serikat mengingatkan bahwa deklarasi HAM Perhimpunan Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) yang disetujui baru-baru ini tidak memenuhi standar internasional dan dapat disalah-gunakan oleh pemerintah-pemerintah yang menindas di kawasan itu.

    Para pemimpin Asia Tenggara hari Minggu (18/11) menyepakati deklarasi tidak mengikat dengan tujuan memberi jaminan perlindungan bagi sekitar 600 juta orang yang tinggal di blok kawasan 10 negara itu.

    Sekretaris Jenderal ASEAN Surin Pitsuwan menyebut persetujuan itu suatu perkembangan besar, dan mengatakan negara-negara di kawasan itu kini telah memberikan komitmen mereka dengan standar tertinggi.

    Namun Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan hari Selasa (22/11) keprihatinan mereka yang mendalam terkait deklarasi tersebut, karena dianggap berpotensi melemahkan dan mengikis prinsip-prinsip yang ada dalam Deklarasi HAM Universal (UDHR) PBB.

    Jurubicara Departemen Luar Negeri Amerika Victoria Nuland menentang penggunaan “’relativisme kebudayaan’ yang tersirat dalam deklarasi tersebut, yang menyatakan bahwa hak-hak dalam UDHR tidak berlaku di semua tempat.

    Lihat Juga

    Mantan Presiden Chad akan Divonis Hari Ini di Senegal

    Mantan diktator Chad, Hissene Habre diadili atas tuduhan kejahatan perang, penyiksaan dan kejahatan terhadap kemanusiaan oleh mahkamah khusus yang dinamakan Mahkamah Luar Biasa Afrika. Selengkapnya

    10 Tahun Lumpur Lapindo, Warga Masih Hidup Dalam Ancaman

    Warga sekitar tanggul lumpur khawatir dengan adanya rencana Lapindo Brantas melakukan pengeboran pada salah satu sumur di Tanggulangin. Selengkapnya

    India Melaju dengan Ambisi Luar Angkasa

    Meskipun tergolong pendatang baru dalam persaingan ke luar angkasa, program antariksa New Delhi telah melakukan terobosan teknologi signifikan dan memiliki reputasi baik terkait efektivitas biaya. Selengkapnya

    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami