Tautan-tautan Akses

AS, China akan Tandatangani Perjanjian Iklim Paris bulan April


Presiden AS Barack Obama (kiri) dan Presiden China Xi Jinping bertemu di sela-sela konferensi iklim PBB COP21 di Paris (foto: dok).
Presiden AS Barack Obama (kiri) dan Presiden China Xi Jinping bertemu di sela-sela konferensi iklim PBB COP21 di Paris (foto: dok).

Pemerintah AS dan China hari Kamis (31/3) berharap tindakan mereka akan membantu pemberlakuan Perjanjian Paris “sesegera mungkin.”

Amerika dan China telah mengumumkan akan menandatangani perjanjian iklim Paris bulan April, langkah yang diharapkan kedua negara akan mendorong negara-negara lain secara resmi ikut dalam perjanjian penting itu.

Dalam pernyataan bersama, Amerika dan China hari Kamis (31/3) berharap tindakan mereka akan membantu pemberlakuan Perjanjian Paris “sesegera mungkin.”

Perjanjian itu dirancang oleh hampir 200 negara bulan Desember lalu namun belum berlaku sampai ditandatangani oleh sekurangnya 55 negara yang mewakili 55 persen emisi global.

Amerika dan China, penghasil gas rumah kaca terbesar di dunia bersama negara-negara lain akan menandatangani perjanjian itu tanggal 22 April, pada Hari Bumi, hari paling awal negara-negara bisa menandatangani perjanjian itu.

Sekjen PBB Ban Ki-moon awal bulan ini berharap lebih dari 120 negara akan ikut dalam upacara penandatanganan di markas PBB.

Perjanjian itu bertujuan untuk membatasi pemanasan bumi “di bawah dua derajat Celcius di atas tingkat era pra industri”. Perjanjian itu menambahkan bahwa negara-negara harus berusaha untuk mempertahankan pemanasan suhu bumi di bawah 1,5 derajat Celsius. [my/al]

XS
SM
MD
LG