Selasa, 02 September 2014 Waktu UTC: 04:17

Berita / AS

AS Bisa Jadi Produsen Minyak Terbesar Dunia Tahun 2017

Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan bahwa pada tahun 2017 Amerika kemungkinan mengejar Arab Saudi sebagai produsen minyak terbesar di dunia.

Salah satu lokasi pengeboran minyak Amerika di negara bagian Texas (foto: dok).
Salah satu lokasi pengeboran minyak Amerika di negara bagian Texas (foto: dok).
Badan energi internasional (IEA) yang berkantor di Paris itu hari Senin mengatakan dalam laporan prediksi tahunannya bahwa Amerika kini mengebor lebih banyak minyak mentah menggunakan teknologi baru untuk memperoleh serpihan minyak dan gas dari batu-batu di dasar tanah.

IEA mengatakan mereka memperkirakan peningkatan produksi itu pada akhirnya bisa membuat Amerika yang ekonominya terbesar di dunia itu hampir mandiri di bidang energi – sebuah tujuan yang sejak lama diusahakan para pemimpin Amerika tetapi belum pernah bisa tercapai.

IEA, yang beranggotakan 28 negara, mengatakan Amerika kini mengimpor cukup minyak untuk memenuhi 20 persen kebutuhannya. Tetapi IEA memperkirakan kawasan Amerika Utara akan menjadi pengekspor minyak sekitar tahun 2030 dan Amerika hampir mandiri lima tahun kemudian.

Prediksi tersebut adalah suatu perubahan besar bagi IEA, yang tadinya memperkirakan Arab Saudi akan tetap menjadi produsen terbesar hingga 2035.

Amerika mengatakan negara itu sesuai jadwal menghasilkan minyak dalam jumlah terbanyak sejak 1991, yang menjadikannya tidak terlalu tergantung pada impor minyak dari Timur Tengah yang bergejolak secara politik. Arab Saudi kini menghasilkan 9,8 juta barel minyak per hari, dibanding 6,7 juta barel di Amerika.

IEA memperkirakan Amerika akan memompa 11,1 juta barel minyak per hari tahun 2020, sekitar setengah juta lebih banyak dari Arab Saudi. Badan itu memperkirakan Arab Saudi akan kembali menjadi produsen terbesar tahun 2030.

Dengan teknologi baru itu, serpihan-serpihan minyak dan gas alam diekstrak setelah air, pasir dan zat-zat kimia dipompa ke bawah tanah pada tekanan tinggi agar batu-batu terpecah. Proses ini umum disebut sebagai “fracking.”
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook