Jumat, 31 Oktober 2014 Waktu UTC: 04:01

Berita / AS

Antisipasi Ancaman Korut, AS Siapkan Sistem Anti Misil di Guam

Militer AS sedang bersiap untuk menempatkan sistem pertahanan misil yang canggih di kepulauan Guam, Pasifik untuk mengantisipasi ancaman misil Korea Utara.

Menhan AS Chuck Hagel menjelaskan rencana penempatan pertahanan anti misil di Guam untuk mengantisipasi ancaman Korut, Rabu (3/4).
Menhan AS Chuck Hagel menjelaskan rencana penempatan pertahanan anti misil di Guam untuk mengantisipasi ancaman Korut, Rabu (3/4).
Pejabat-pejabat militer Amerika mengatakan Washington sedang bersiap untuk menempatkan sistem pertahanan misil yang canggih di Pasifik dalam beberapa minggu mendatang, sebagai langkah pencegahan untuk melindungi ancaman misil balistik Korea Utara.

Seorang juru bicara Pentagon hari Rabu mengatakan misil-misil itu akan ditempatkan di wilayah Amerika di Guam – sekitar tiga ribu kilometer dari Semenanjung Korea. Belum jelas kapan sistem ini akan dioperasikan.

Pengumuman Pentagon ini disampaikan sewaktu Korea Utara – yang marah akibat sanksi-sanksi baru internasional – melanjutkan ancaman selama berminggu-minggu terhadap Amerika dan Korea Selatan.

Dalam sebuah pernyataan Kamis pagi, kantor berita resmi Korea Utara KCNA mengutip Kepala Staf Tentara Rakyat Korea Utara sebagai mengatakan pihaknya akan mengambil serangkaian “langkah pembalasan militer yang keras” terhadap Amerika. Pernyataan itu tidak merinci lebih lanjut, kecuali mengatakan langkah-langkah tersebut akan mencakup senjata nuklir tercanggih.

Korea Utara hari Rabu mulai memblokir para pekerja Korea Selatan untuk memasuki kawasan perindustrian Kaesong di utara perbatasan, mengganggu kerjasama terakhir yang masih tersisa antar kedua negara.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: Asep Bafaqih dari: Indonesia
04.04.2013 03:07
Harapanku ada ada pihak2 yang sungguh2 mau berupaya keras untuk mengendalikan suasana sehingga semua pihak dapat berdialog dalam mengatasi masalah2 ini, inti dari semua ini adalah karena rasa takut, takut diserang kalau tidak di antisipasi, takut di bilang pengecut kalau tidak di gertak.. takut kalah berperang & terus di tindas kalau tidak ada nuklir...

 

 

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook